Selain BUVA, Ada Saham KOTA di Deretan Top Volume Kali Ini
Jakarta, landbank.co.id- Deretan saham bervolume besar (top volume) dalam perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 5 November 2026 diisi oleh PT DMS Propertindo Tbk (KOTA).
Saham KOTA yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2019 menempati posisi kelima dalam daftar top volume kemarin.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia, saham pemilik proyek rumah tapak Accola Park Serpong itu diperdagangkan sebanyak 594.755.900 lembar dengan senilai Rp37,10 miliar.
BACA JUGA:Saham BUVA Tampil sebagai Top Volume, Nilai Transaksi Rp244,16 Miliar
Setelah diperdagangkan sebanyak 11.809 kali, saham KOTA ditutup di posisi Rp60 setelah dalam pembukaan menempati level Rp62.
Kemarin saham KOTA sempat menyentuh harga tertinggi Rp68, sedangkan harga terendah emiten pemilik Style Hotel Malioboro, Yogyakarta itu berada di angka Rp60.
Dari sisi kinerja, sepanjang Januari-September 2026, DMS Propertindo menorehkan lonjakan pendapatan sebesar 331 persen dari sekitar Rp28,80 miliar Rp125,05 miliar.
BACA JUGA:Tiga Saham Properti Menghijau, PANI Catat Kenaikan Tertinggi
Seiring raihan itu sang pemilik The Leaf Jimbaran, Bali ini mampu membalikkan keadaan, yakni dari merugi Rp21,53 miliar menjadi untung sebesar Rp51,59 miliar.
Sementara itu, saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), sang pemilik Alila Villas Uluwatu, Bali ini masih bertahan di dalam deretan top volume.
Kemarin, saham BUVA menempati posisi ketiga terbesar, berada di atas saham KOTA.
BACA JUGA:Saham Properti POLI Sodorkan Cuan Jumbo
Saham BUVA yang mulai melantai di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2010 itu diperdagangkan sebanyak 780.414.900 lembar senilai Rp207,17 miliar.
Setelah ditransaksikan sebanyak 29.193 kali, saham BUVA ditutup melehan dibandingkan dengan harga pembukaan, yakni dari Rp278 menjadi Rp258.