Analis: Rebound Emas Masih Terbatas, Tekanan Jual Berpotensi Lanjut

Harga emas hari ini di Pegadaian kembali naik untuk UBS dan Galeri24, memperpanjang tren positif dua hari./Foto: Istimewa.

Salah satu faktor utama pelemahan harga emas adalah kesepakatan parsial perdagangan antara AS dan Tiongkok yang menenangkan pasar global.

Bacaan Lainnya

Dalam kesepakatan tersebut, Presiden AS Donald Trump menyetujui penurunan tarif impor dari 57 persen menjadi 47 persen, sedangkan Tiongkok berkomitmen meningkatkan pembelian produk pertanian AS serta menangguhkan pembatasan ekspor logam tanah jarang.

Kondisi ini memicu pergeseran minat investor dari aset aman (safe haven) seperti emas ke aset berisiko seperti saham, sehingga menekan potensi penguatan logam mulia tersebut.

Dari sisi moneter, pasar turut mencermati pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell yang bersikap hawkish, menegaskan bahwa pemangkasan suku bunga lanjutan pada Desember 2025 belum menjadi kepastian. Sikap hati-hati ini memperkuat dolar AS, yang berdampak negatif bagi emas karena hubungan berbanding terbalik antara keduanya.

“Ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga semakin berkurang, dan hal itu membuat harga emas kehilangan tenaga untuk menguat,” ungkap Andy.

Selain kebijakan moneter, pelaku pasar kini menunggu rilis data Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur ISM AS untuk bulan Oktober. Data ini akan menjadi katalis penting bagi arah harga emas dalam jangka pendek.

Apabila hasilnya di bawah ekspektasi, dolar AS berpotensi melemah dan membuka peluang rebound bagi emas. Sebaliknya, jika data menunjukkan pertumbuhan yang solid, maka tekanan jual terhadap logam mulia kemungkinan akan berlanjut.

Berdasarkan analisis teknikal Dupoin Futures Indonesia, harga emas kini berada pada fase konsolidasi dengan bias negatif.

Level US$3.959 menjadi area kunci yang perlu diperhatikan—penembusan di bawah level ini dapat memperdalam pelemahan menuju US$3.930. Sebaliknya, penguatan hanya akan terkonfirmasi jika harga berhasil menembus dan bertahan di atas US$4.026–US$4.050.

(*)

Pos terkait