Landbank.co.id
Beranda Komersial Terungkap, Siapa yang Jago dalam Penjualan Apartemen Tahun Ini

Terungkap, Siapa yang Jago dalam Penjualan Apartemen Tahun Ini

Di tengah perkiraan masih melambatnya penjualan apartemen atau hunian jangkung (high rise), sejumlah developer menorehkan peningkatan penjualan sepanjang Januari-September 2023/foto: ciputradevelopment.com

Jakarta, landbank.co.id– Di tengah perkiraan masih melambatnya penjualan apartemen atau hunian jangkung (high rise), sejumlah developer menorehkan peningkatan penjualan sepanjang Januari-September 2023.

Salah satu pengembang yang mencatat peningkatan penjualan apartemen pada periode itu adalah PT Ciputra Development Tbk.

Emiten properti berkode saham CTRA itu membukukan peningkatan penjualan apartemen sekitar 36% per akhir September 2023 dibandingkan dengan periode yang sama 2022.

Mengutip laporan keuangan CTRA, sepanjang sembilan bulan 2023, Ciputra mengantongi penjualan apartemen sekitar Rp499,64 miliar.

Padahal, masih mengutip laporan itu, penjualan sepanjang Januari-September 2022 masih bertengger di level Rp366,47 miliar.

Di bagian lain, emiten properti PT Intiland Development Tbk (DILD) menorehkan angka fantastis untuk penjualan high rise.

Penjualan high rise Intiland tercatat menyentuh Rp1,86 triliun dalam rentang sembilan bulan 2023, sedangkan per akhir September 2022 masih sekitar Rp546,34 miliar.

Artinya, penjualan high rise emiten properti berkode saham DILD itu melonjak 242% pada per akhir September 2023 dibandingkan dengan periode yang sama 2022.

Baca Juga:  Giliran Intiland Membalikan Keadaan, Raup Pendapatan Rp3,90 Triliun

Beberapa proyek high rise DILD antara lain adalah Praxis, Spazio Tower, Aeropolis, Regatta, Graha Golf, SQ Res, dan 57 Promenade.

Sementara itu, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menorehkan pertumbuhan penjualan segmen tanah dan bangunan strata title sebesar 55% sepanjang Januari-September 2023.

Mengutip laporan keuangan BSDE, per akhir September 2023, nilai penjualan segmen tersebut mencapai Rp855,99 miliar, sedangkan pada periode yang sama 2022 senilai Rp553,55 miliar.

 

(*)

Iklan