Jakarta, landbank.co.id- Memasuki tahun 2026, saham emiten properti PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) terus menggeliat di Bursa Efek Indonesia.
Saham DADA sempat menyentuh Rp68,74 pada perdagangan Kamis, 8 Januari 2026 siang, sedangkan awal pekan ini, Senin, 5 Januari 2026 masih di posisi Rp50.
Lonjakan harga saham DADA yang melampaui 35 persen sepanjang pekan ini dinilai terjadi seiring meningkatnya optimisme investor terhadap prospek kinerja perseroan ke depan.
Emiten properti yang dikenal fokus pada pengembangan hunian bernilai tambah ini dinilai memiliki fundamental yang relatif solid, ditopang oleh portofolio proyek yang terus berjalan serta strategi pengembangan yang adaptif terhadap kebutuhan pasar.
Baca juga:
Direktur dan Chief Executive Officer (CEO) PT Diamond Citra Propertindo Tbk Bayu Setiawan mengungkapkan, salah satu faktor utama yang menjadi sorotan adalah lonjakan kinerja laba perusahaan.
Mengutip laporan keuangan Perseroan, sepanjang Januari-September 2025, emiten yang didirikan pada 2014 ini mengantongi pendapatan Rp9,05 miliar atau naik sekitar 29 persen bila disandingkan dengan periode sama 2024 yang senilai Rp7,20 miliar.
Seluruh pendapatan dalam rentang sembilan bulan 2025 tersebut disumbang oleh produk properti Apple Residence 3.
Naiknya pendapatan memengaruhi raihan laba bersih DADA. Per akhir September 2025, laba bersih DADA melambung sekitar 415 persen menjadi Rp855,00 juta bila dibandingkan dengan periode sama 2024 yang sekitar Rp165,75 juta.
Baca juga: Pendapatan Diamond Citra Propertindo Melonjak 57 Persen
“Ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya bertahan, tetapi berhasil melakukan akselerasi bisnis secara nyata,”tegas Bayu Setiawan dalam keterangan tertulis Kamis, 8 Januari 2026.
Kenaikan laba sebesar ini, tambah dia, biasanya menjadi early signal bahwa valuasi lama sudah tidak lagi relevan.





