Ada 174 Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Utara, PKP Alokasikan 2.000 Unit Bedah Rumah

Ada 174 Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Utara, PKP Alokasikan 2.000 Unit Bedah Rumah

--Kementerian PKP

Saat hujan, air kerap masuk ke dalam rumah. Kondisi dinding yang tidak ditopang struktur bangunan kuat juga menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan penghuni.

“Kalau hujan, air dari jalan masuk ke rumah. Atap juga bocor, tidak ada pondasi, jadi temboknya goyang. Harapannya dinding rumah bisa lebih kokoh dan semoga rumah saya juga bisa punya lantai yang lebih baik,” ujar Masulah.

Selain Masulah, Maruarar meninjau rumah Nusrobah (55), seorang asisten rumah tangga yang berpenghasilan sekitar Rp1 juta per bulan. Ia tinggal bersama dua anaknya di rumah seluas 37 meter persegi.

Rumah Nusrobah mengalami kerusakan pada bagian struktur bangunan dan rangka atap. Sebagian dinding berupa tembok yang retak dan papan, sementara lantai plester mengalami kerusakan berat.

Atap asbes yang sudah lapuk juga kerap bocor dan berisiko ambruk. Kondisi tersebut memperlihatkan pentingnya bantuan perbaikan rumah bagi keluarga berpenghasilan rendah agar mereka dapat tinggal di hunian yang lebih aman dan layak.

Melalui Program Bedah Rumah, Kementerian PKP berupaya memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dengan memprioritaskan keluarga yang membutuhkan berdasarkan kondisi ekonomi dan kerusakan bangunan.

(*)