Rumah dan Ruko Masih Jadi Andalan Alam Sutera Realty

Penjualan PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) tercatat sebesar Rp1,65 triliun sepanjang periode Januari-September 2025/foto: alam sutera

Tahap pertama proyek The Gramercy ini diluncurkan pada 2023  dan telah terjual serta memasuki tahap serah terima pada Juni 2025.

Dalam tahap kedua, ASRI menghadirkan konsep facelift dengan penyegaran fasad rumah. Konsep ini erat dengan elegansi dan kemewahan yang menggunakan material marmer premium serta penyempurnaan elemen arsitektur.

Bacaan Lainnya

The Gramercy juga berada dalam koridor Green Tunnel Alam Sutera, kawasan dengan kanopi pohon Trembesi yang menciptakan suasana sejuk dan menenangkan.

Lokasi ini memperkuat komitmen kawasan untuk mendukung gaya hidup sehat dan memiliki harmonisasi dengan alam. Antusiasme pasar pada tahap awal membuktikan bahwa The Gramercy bukan sekadar properti, melainkan peningkatan pengalam hidup berkualitas hasil karya arsitektur yang menjawab kebutuhan gaya hidup modern dan berkelas.

Baca juga: Alam Sutera Group Topping Off Elevee Residences

Memasuki tampilan baru, konsep kedua dirancang untuk memperkuat karakter hunian sebagai ikon yang sophisticated, refined dan timeless, sekaligus meningkatkan nilai estetika dan kenyamanan bagi penghuninya.

“Memasuki tahap kedua, kami menghadirkan The Gramercy dengan wajah baru yang lebih refined melalui konsep facelift, sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas hidup dengan ide-ide baru yang menyegarkan,” kata Lilia S Sukotjo, marketing & sales director Alam Sutera Realty dikutip dari laman ASRI.

Dia menambahkan, strategi pihaknya sangat terkurasi, mengedepankan storytelling, serta pengalaman eksklusif.

“Kami tidak hanya menjual rumah, tapi menawarkan konsep hidup: Legacy of Privilege,” tutur Lilia.

Baca juga: Penjualan Apartemen Alam Sutera Realty Berkibar

Di sisi lain, jumlah aset ASRI per akhir September 2025 naik bila disandingkan dengan per akhir Desember 2024, yakni menjadi Rp22,69 triliun dari semula Rp22,01 triliun.

Hal serupa terjadi di lini liabilitas, yakni dari Rp10,68 triliun pada akhir 2024 menjadi Rp11,35 triliun per akhir September 2025.

Ekuitas ASRI naik tipis menjadi Rp11,34 triliun per akhir September 2025 dari semula sebesar Rp11,33 triliun pada akhir 2024.

Susunan pemegang saham ASRI per akhir September 2025 terdiri atas PT Tangerang Fajar Industrial Estate sebesar 25,72 persen, PT Manunggal Prime Development 26,12 persen, dan PT Argo Manunggal Land Development 0,66 persen.

Baca juga: Rumah dan Ruko Masih Andalan Alam Sutera Realty

Selain itu, Joseph Sanusi (direktur utama Alam Sutera Realty) dan masyarakat sebesar 47,49 persen.

 

(*)

Pos terkait