Pasar Apartemen Sewa Terus Meluas
Permintaan yang melambat pada kuartal pertama 2025 mendorong terjadinya penurunan pada rata-rata tarif apartemen sewa di Jakarta sebesar 4,8 persen dari kuartal sebelumnya.
Kini, total pasokan apartemen sewa di Jakarta sebanyak 10.400 unit, tersebar di kawasan pusat bisnis (central business district/CBD), sekitar 48 persen dari total pasokan dan di luar CBD sekitar 52 persen.
Di sisi lain, rata–rata harga sewa apartemen sewa di Jakarta sepanjang Januari-Maret 2025 bertengger di angka US$19,5/m2/bulan.
Rata-rata tingkat hunian keseluruhan di Jakarta pada kuartal pertama 2025 63,7 persen.
Leads Property juga menerangkan bahwa dari total apartemen sewa saat ini terbagi atas apartemen servis yang menyumbang pasokan sekitar 74 persen.
Kini, rata-rata tingkat hunian apartemen servis bertengger di posisi sekitar 67 persen dengan rata-rata harga sewa US$21,8/m2/bulan.
Baca juga: Penjualan Apartemen Agung Podomoro Melejit 187 Persen
Selain itu, penyumbang apartemen sewa datang dari apartemen nonservis yakni sekitar 26 persen dengan tata-rata tingkat hunian sekitar 55 persen.
“Rata-rata harga sewa US$12,7/m2/bulan,” dilansir riset Leads Property.
Terus Membaik
Sementara itu, Knight Frank Indonesia memprediksi bahwa pasar apartemen sewa terus membaik dan stabil pada 2025.
“Sejalan dengan hasil Property Outlook 2025, bahwa kondisi pasar apartemen sewa diprediksi akan terus membaik dan stabil,” tutur Willson Kalip, country head Knight Frank Indonesia, belum lama ini.
Baca juga: Leads Property: Ada 10.444 Apartemen Sewa di Jakarta
Dia menerangkan bahwa performa apartemen sewa tidak terlepas dari keberadaan ekspatriat sebagai tenant utama.