Penjualan Ciputra Development Tumbuh 18 Persen

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) mencatat pertumbuhan penjualan sekitar 18 persen pada 2025 disandingkan dengan raihan setahun sebelumnya/foto: capture ctra

Sebagian besar capex tahun 2025 CTRA akan digunakan untuk pengadaan lahan (land banking), salah satunya di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Capex lainnya dimanfaatkan untuk pembangunan mal baru di Citraland City CPI Makassar, Sulawesi Selatan dan ada kemungkinan untuk pembangunan rumah sakit baru.

Bacaan Lainnya

Pengembangan land bank pemilik proyek Citraland The Greenlake Surabaya, Jawa Timur tersebut disesuaikan dengan permintaan (demand) dan kesiapan dari lahan itu sendiri.

Manajemen CTRA mengaku bahwa dengan lokasi land bank dan juga minat konsumen yang beragam, Perseroan perlu mencermati dengan hati-hati mengenai pengembangan land bank-nya, terkait dengan yang akan dipercepat maupun yang masih dalam tahapan menunggu.

Baca juga: Tidak Hanya Alam Sutera, Ciputra Juga Raih Peningkatan Laba

“Semua ini perlu disesuaikan dengan kondisi pasar dan juga segmen dari pasar itu sendiri,” kata manajemen CTRA dalam paparan publik, beberapa waktu lalu.

Per akhir Desember 2025, jumlah aset CTRA tercatat naik disandingkan dengan setahun sebelumnya, yakni dari Rp47,02 triliun menjadi Rp47,99 triliun.

Sebaliknya, liabilitas perusahaan yang didirikan pada 1981 ini turun menjadi Rp21,07 triliun pada 2025, mengingat tahun 2024 masih di posisi Rp22,41 triliun.

Penguatan juga terlihat di lini ekuitas. Per akhir 2024 senilai Rp24,61 triliun, sebaliknya akhir tahun 2025, ekuitas pemilik Ciputra Hospital Surabaya, Jawa Timur berada di level Rp26,92 triliun.

Baca juga: Citragarden Bintaro Raih Pendapatan Rp807,30 Miliar

Pada akhir 2025, para pemegang saham CTRA terdiri atas PT Sang Pelopor 53,31 persen, Harun Hajadi 0,08 persen, Nanik J Santoso 0,00 persen, Tulus Santoso 0,00 persen, Sutoto Yakobus 0,00 persen, dan masyarakat 46,60 persen.

 

(*)

Pos terkait