Pasar Perkantoran Jakarta, JLL: Ada Tanda Awal Pemulihan

Konsultan properti JLL Indonesia menangkap sinyal tanda-tanda awal pemulihan pasar perkantoran di CBD Jakarta pada akhir 2025/foto: landbank.co.id

Jakarta, landbank.co.id– Konsultan properti JLL Indonesia menangkap sinyal tanda-tanda awal pemulihan pasar perkantoran di kawasan pusat bisnis (central business district/CBD) Jakarta.

“Pasar perkantoran CBD Jakarta menunjukkan tanda-tanda awal pemulihan pasar pada akhir tahun 2025, dengan kenaikan tingkat okupansi menjadi 72 persen,” tutur James Taylor, head of Research JLL Indonesia dikutip Minggu 15 Februari 2026.

Bacaan Lainnya

Dia menambahkan, angka permintaan pada 2025 meningkat dari periode sebelumnya dan merupakan angka permintaan tertinggi sejak tahun 2019.

Baca juga: Pemilik Perkantoran Jakarta Bersikap Fleksibel

Pada 2025, tidak ada tambahan ruang kantor baru di CBD Jakarta sehingga jumlah luas ruang perkantoran di kawasan itu tercatat mencapai sekitar 7 juta meter persegi (m2).

“Tidak adanya pasokan baru di kawasan CBD sepanjang 2025 mendukung permintaan pada inventori eksisting,” tutur James Taylor.

Dia mengatakan, aktivitas penyewa pada akhir 2025 tetap terfokus pada strategi perpindahan ke gedung dengan kualitas yang lebih baik.

Baca juga: Investasi Sektor Properti Masih Seksi

“Tren ini juga terlihat di pasar perkantoran non-CBD Jakarta,” tambahnya.

Beberapa penyewa mulai melakukan perpindahan dari non-CBD ke CBD Jakarta untuk mendapatkan akses fasilitas dan konektivitas premium.

 

Permintaan Grade A

Sementara itu, Rosari Chia, head of Office Leasing Advisory JLL Indonesia menjelaskan, pasar perkantoran Grade A di Jakarta mengalami lonjakan permintaan yang signifikan pada triwulan keempat tahun 2025, yang menjadi pendorong utama peningkatan permintaan bersih tahunan secara keseluruhan.

“Kontributor utama terhadap permintaan triwulan ini berasal dari sektor minyak dan gas, disusul oleh sektor jasa keuangan dan teknologi,” paparnya.

Baca juga: Permintaan Kantor Berkualitas Tinggi di lokasi Strategis Tetap Kuat

Di sisi lain, jelas dia, harga sewa perkantoran Grade A mengalami kenaikan 0,87 persen jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, menghasilkan pertumbuhan tahunan mencapai 3,7 persen.

Pos terkait