Begini Realisasi Penggunaan Dana Hasil IPO HBAT
Angka itu meningkat sekitar lima persen bila dibandingkan dengan penjualan Minahasa Membangun Hebat tahun 2023 yang sebesar Rp37,50 miliar.
Unit bangunan yang sedang dikembangkan HBAT, masih mengutip laporan keuangan, merupakan Perumahan Sawangan Permai di kawasan Manado, Sulawesi Utara.
Jumlah bangunan yang dikembangkan dalam proyek Perumahan Sawangan Permai pada 2024 sebanyak 232 unit.
Perumahan tersebut terletak di Desa Sawangan, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.
Di sisi lain, laba bersih HBAT pada 2024 sebesar Rp8,47 miliar, lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2023 yang sekitar Rp9,65 triliun.
Sementara itu, aset HBAT meningkat dari semula Rp70,77 miliar menjadi Rp82,08 miliar per akhir Desember 2024.
Liabilitas HBAT juga meningkat menjadi Rp3,78 miliar tahun 2024 dari semula Rp950,97 juta pada 2023.
Peningkatan juga terjadi di lini ekuitas. Pada 2024, ekuitas HBAT sebesar Rp78,30 miliar, sedangkan sebelumnya Rp69,82 miliar.
Baca juga: Penjualan Rumah APLN Naik 8 Persen
Memasuki tahun 2025, manajemen HBAT membidik peningkatan penjualan dari 64 rumah menjadi sebanyak 95 rumah dengan rata-rata nilai penjualan per bulannya Rp6 miliar.
“Target penjualan pada 2025 adalah sebesar Rp73 miliar dengan target laba bersih Rp15 miliar,” jelas manajemen HBAT dalam paparan publik, baru-baru ini.
Guna mewujudkan target tersebut Perseroan berupaya menawarkan hunian dengan desain menarik dan harga yang kompetitif.
Lalu, menawarkan fasilitas hunian yang menarik, serta meningkatkan promosi dan iklan secara digital seperti iklan di media sosial.
Manajemen HBAT menerangkan, hingga triwulan pertama, penjualan Perseroan tercatat senilai Rp6,3 miliar.
“Angka tersebut memang masih di bawah proyeksi tahun 2025, namun dengan usaha yang gigih perusahaan akan berusaha mencapai target 2025,” tutur manajemen HBAT.