Dampak Ekonomi Motogp Mandalika Diperkirakan Sentuh Rp5 triliun

Dampak Ekonomi Motogp Mandalika Diperkirakan Sentuh Rp5 triliun

Perhelatan balap motor Motogp Mandalika tahun 2026 ditaksir menciptakan efek pengganda (multiplier effect) mencapai sekitar Rp5 triliun-landbank.id-kemenpar

BACA JUGA:Marc Marquez Siap Bangkit di MotoGP Mandalika 2025 Meski Terjatuh Dua Kali, Cek Link Live Streaming di Sini

Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 (MotoGP Indonesia 2026) mencatat jumlah pengunjung tertinggi, yakni lebih dari 150 ribu orang. 

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, dan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) menyebut dampak ekonomi efek pengganda dari penyelenggaraan tahun ini diperkirakan mencapai Rp5 triliun, yang semakin memperkuat peran Motogp Mandalika sebagai penggerak pariwisata dan ekonomi daerah.

Menpar menjelaskan, wisata olahraga kini telah berkembang menjadi industri global yang menghubungkan sektor olahraga, pariwisata, media, dan ekonomi kreatif lintas negara. Berbagai ajang olahraga internasional secara konsisten mampu menarik jutaan wisatawan, baik sebagai penonton maupun peserta yang datang untuk menikmati kompetisi sekaligus menjelajahi destinasi wisata.

Menpar Widiyanti menegaskan bahwa Kementerian Pariwisata akan terus mendukung pengembangan industri wisata olahraga sebagai salah satu sektor potensial yang mampu meningkatkan kontribusi pariwisata terhadap perekonomian nasional.

Komitmen tersebut antara lain diwujudkan melalui kolaborasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk mengoptimalkan potensi wisata olahraga, meningkatkan kualitas penyelenggaraan ajang internasional, serta memperluas manfaat ekonomi bagi industri pariwisata dan masyarakat.

BACA JUGA:Prime Park Hotel Lombok Kecipratan MotoGP Mandalika 2024

Sinergi antarpemangku kepentingan dinilai menjadi faktor penting agar Indonesia tidak hanya dikenal sebagai lokasi penyelenggaraan kompetisi olahraga internasional, tetapi juga sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman wisata berkualitas, berkarakter, dan berkelanjutan.

"Olahraga merupakan salah satu tema pariwisata yang sangat potensial untuk terus dikembangkan. Secara global, olahraga telah terbukti menjadi magnet pariwisata yang sangat efektif. Karena itu, kita perlu terus bersinergi agar sport tourism di Indonesia dapat tumbuh semakin baik," tutur Menpar Widiyanti.

 

(*)