PTPP Rampungkan Stasiun Tanah Abang, Nilai Rp309 Miliar
Konstruksi Inovatif
Joko menjelaskan bahwa proses pembangunan Stasiun Tanah Abang sebagai salah satu stasiun tersibuk di Jakarta, seluruh pekerjaan konstruksi dilakukan secara hati-hati pada pukul 00.00–04.00 WIB untuk tetap menjaga kelancaran operasional KRL.
Selain itu, PTPP memastikan terkait kualitas terbaik serta keselamatan kerja (zero accident) dalam proses konstruksi.
Dia mengtakan, PTPP mengimplementasikan sejumlah inovasi konstruksi guna mendukung efisiensi dan keselamatan kerja.
Inovasi itu antara lain seperti Roles Wesel, yang memungkinkan proses perakitan dan pemindahan wesel secara cepat dalam waktu terbatas.
Lalu, Mal Base Plate Lifting Point, alat bantu lifting point yang dapat digunakan untuk semua tipe kolom dan mempercepat proses pengangkatan kolom baja tanpa perlu mengganti alat untuk tiap jenis kolom, serta Spray Paint Protection Net, yang memungkinkan pengecatan tetap dilakukan meski stasiun beroperasi.
“Dengan pendekatan inovatif ini, pekerjaan konstruksi berjalan lancar tanpa mengganggu pelayanan penumpang,” tutur Joko.
Penumpang Naik
Sementara itu, selama periode Januari-Juni 2025, KAI Group berhasil melayani 240.906.117 pelanggan, tumbuh 8,90 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang berjumlah 221.206.520 pelanggan.
“Yang membanggakan, seluruh layanan KAI Group mengalami peningkatan jumlah pelanggan. Ini bukan sekadar soal pertumbuhan angka, tetapi tentang bagaimana kepercayaan publik tumbuh melalui pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan terkoneksi,” kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba dilansir laman KAI.
Baca juga: PTPP Beberkan Strategi Konstruksi Efektif dan Tepat Waktu
Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh LRT Jabodebek yang melayani 13.040.403 pelanggan, melejit 50,14 persen dari tahun sebelumnya sebanyak 8.685.648 pelanggan.
KAI menilai, angka ini mencerminkan makin kuatnya peran LRT Jabodebek dalam mendukung mobilitas harian masyarakat di kawasan Jabodetabek dengan sistem transportasi yang terjadwal dan bebas kemacetan.
Lonjakan juga terjadi pada layanan yang dikelola KAI Wisata, anak usaha KAI yang menghadirkan layanan kereta eksklusif seperti Kereta Panoramic, Kereta Priority, serta Kereta Wisata tematik seperti Nusantara, Toraja, dan Imperial.