Triniti Land Dongkrak Penjualan
Kini, proyek dengan GDV sebesar Rp10 triliun itu dalam tahap persiapan masterplanning dan conceptual design.
Ishak menjelaskan, proyek ini adalah kawasan pariwisata kelas dunia yang dikembangkan oleh TRIN dan Flores Prosperindo di Labuan Bajo, NTT. Dengan konsep “World Class Digital Sustainable Tourism Destination”, Perseroan berencana menhadirkan komplek komersial pariwisata seperti pusat edukasi pariwisata Flores, vila, dan boutique hotel.
Perkiraan penyelesaian proyek Tanamori adalah pada 2035.
Per akhir Juni 2025, pemegang saham TRIN terdiri atas PT Kunci Daud Indonesia sebesar 39,64 persen, PT Intan Investama Internasional 32,43 persen, dan PT Panca Muara Jaya 5,82 persen.
Baca juga: Kabar Terbaru District East Besutan Triniti Land
Selain itu, Ishak Chandra sebanyak 1,14 persen, Septian Starlin 0,76 persen, Johanes L Andayaprana 0,21 persen, dan masyarakat 15,64 persen serta saham treasuri 4,37 persen.
(*)