Jakarta, landbank.co.id– Sepanjang tahun 2025, PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID) menorehkan kinerja kinclong dibandingkan dengan setahun sebelumnya.
Moncernya kinerja PT Saraswanti Indoland Development Tbk yang menyandang kode saham SWID di Bursa Efek Indonesia (BEI) itu tak sebatas di lini pendapatan, tapi juga dalam membungkus laba bersih.
Mengutip laporan keuangan PT Saraswanti Indoland Development Tbk, pada 2025, pendapatan SWID tumbuh sekitar 30 persen, sedangkan laba bersih melejit sekitar 116 persen.
Menurut manajemen SWID, Perusahaan yang berdiri sejak 2010 itu tetap terus meningkatkan kinerja di tengah moncernya kinerja tahun lalu.
Pemilik proyek Mataram City, Yogyakarta ini mengaku punya lima upaya dalam meningkatkan kinerja, yakni pertama, diferensiasi produk premium dan inovasi.
Baca juga: The Royal Alana, Peluru Baru SWID
Dalam upaya ini Perseroan mengembangkan produk premium unggul dalam desain, layanan, dan teknologi untuk memperkuat posisi pasar dan meningkatkan loyalitas konsumen.
Upaya kedua adalah menerapkan strategi efisiensi dan efektivitas dengan memanfaatkan digitalisasi untuk menciptakan kerja yang sistematis dan efisien, mengurangi kesalahan, serta mempercepat pengambilan keputusan sebagai bagian dari strategi cost leadership.
Ketiga, tim yang hebat. Perseroan berkomitmen memperkuat sinergi karyawan melalui pengembangan SDM, dengan fokus pada kolaborasi, komunikasi, dan keterlibatan inklusif, serta menyediakan peluang pengembangan lewat pelatihan dan kegiatan terstruktur.
Upaya keempat adalah proyek baru dan bank lahan (land bank) pengembangan. Strategi Perseroan adalah mengembangkan proyek baru dan mengakuisisi lahan strategis untuk menjaga keberlangsungan usaha, lebih fleksibel memenuhi kebutuhan pasar, mengurangi ketergantungan pada satu sumber pendapatan, dan memaksimalkan pertumbuhan di berbagai sektor.
Baca juga: Pendapatan Saraswanti Indoland Melonjak 270 Persen, Bogat: Strategi Pasar Mulai Bergerak Harmonis
Terakhir, penguatan digital marketing. Penguatan digital marketing dan media sosial melalui strategi komunikasi terintegrasi, konten yang profesional, serta pemanfaatan data.





