Gapuraprima Raih Penjualan Rumah dan Ruko Rp272 Miliar

Pengembang properti PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) mengantongi penjualan rumah dan rumah toko (ruko) sebesar Rp272,37 miliar pada 2025/foto: gapuraprima

Jakarta, landbank.co.id– Pengembang properti PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) mengantongi penjualan rumah dan rumah toko (ruko) sebesar Rp272,37 miliar pada 2025.

Sebaliknya, tahun 2024, mengutip laporan keuangan PT Perdana Gapuraprima Tbk,  emiten properti ini mencatat penjualan rumah dan ruko senilai Rp366,32 miliar.

Bacaan Lainnya

Bila disandingkan, raihan tahun 2025 PT Perdana Gapuraprima Tbk yang mengusung kode saham GPRA di Bursa Efek Indonesia (BEI) itu turun sekitar 26 persen.

Baca juga: Botanica Cibubur Bidik Keluarga Muda dan Profesional

Penjualan rumah dan ruko menyumbang sekitar 60 persen terhadap total pendapatan GPRA pada 2025, sedangkan pada tahun 2024 kontribusinya menyentuh sekitar 71 persen.

Terkait proyek perumahan, pada 2025, GPRA menggulirkan sejumlah proyek anyar, yakni The Botanica Cibubur, Bogor, Jawa Barat seluas 8,05 hektare.

Lalu, proyek perumahan The Botanica Signature, Bogor, Jawa Barat seluas 6.125 meter persegi (m2) dan Puri Semanan Residence, Jakarta di atas lahan 6.125 m2.

Khusus The Botanica Cibubur, kelak dihuni oleh tiga klaster rumah tapak. Ketiga klaster itu mencakup Cluster Brooklyn untuk pengembangan fase pertama. Lalu, pengembangan fase kedua menghadirkan Cluster Chelsea yang akan dilanjutkan dengan Cluster Dalton.

Baca juga: Perdana Gapuraprima Mampu Menjaga Laba Bersih Tetap Stabil

Rumah tapak di Botanica Group mengusung gaya arsitektur Tropical Classic dan Modern American Classic yang dipadukan dengan fitur smart home system.

Tahap awal, Botanica Cibubur menghadirkan Cluster Brooklyn yang dibanderol mulai Rp500 jutaan per unit.

Klaster ini menawarkan tiga tipe rumah, yakni Tipe Freesia (6×12), hunian dua lantai yang dirancang bagi keluarga muda atau pasangan yang baru. Lalu, Tipe Florentine (7×12) untuk keluarga yang membutuhkan ruang lebih luas dengan kenyamanan maksimal. Selain itu, Tipe Daisy (6×12) yang menyasar pembeli pemula atau investor.

“Lokasi kami di kelilingi oleh tiga exit pintu tol, berkisar 5 –10 menit ke pintu Tol Narogong, Tol Nagrak, dan Tol Burangkeng. Ini nilai lebih bagi masyarakat yang ingin akses cepat ke pusat kota Jakarta , Bekasi atau Bogor,” kata Komisaris Utama Gapura Prima Group, Rudy Margono, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Gapura Prima Siapkan Capex Rp400 Miliar di 2025, Fokus ke Pengembangan Lahan dan Properti

Pada 2025, perusahaan yang didirikan tahun 1987 ini memiliki lima sumber pendapatan lainnya, yaitu dari apartemen service sebesar Rp91,87 miliar serta apartemen dan kantor senilai Rp49,88 miliar.

Selain itu, pemilik Bellezza Shopping Arcade, Jakarta ini juga punya pemasukan dari pusat perbelanjaan, yakni sekitar Rp33,71 miliar.

Pos terkait