Pada Februari 2026 tercatat surplus sebesar 0,46 juta, sementara secara kumulatif Januari hingga Februari 2026 mencapai surplus 0,64 juta, yang turut mendukung pencapaian net devisa pariwisata nasional.
Kegiatan Strategis
Sepanjang Maret 2026, Kementerian Pariwisata juga melaksanakan berbagai kegiatan strategis untuk memastikan kesiapan sektor pariwisata nasional. Pemerintah membahas kesiapan nasional menghadapi mobilitas masyarakat selama libur Nyepi dan Lebaran melalui Sidang Kabinet Paripurna, serta memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna memastikan pelayanan wisata berjalan optimal.
Kementerian Pariwisata turut melakukan peninjauan langsung di lebih dari 170 titik destinasi wisata di berbagai wilayah Indonesia untuk memastikan kesiapan destinasi, kualitas layanan, serta penerapan standar keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan.
Baca juga: Ini Deretan Negara Paling Sering Dikunjungi Wisatawan Indonesia
Program Karisma Event Nusantara (KEN) menjadi salah satu strategi utama dalam mendorong pergerakan wisatawan. Pada 2026, program ini mendukung 125 event daerah di 38 provinsi. Hingga 1 April 2026, lima event telah terselenggara, antara lain Grebeg Sudiro di Jawa Tengah, Festival Perang Air di Riau, Festival Sahur-Sahur di Kalimantan Barat, Aceh Ramadhan Festival, dan Cap Go Meh Bogor Street Festival di Jawa Barat.
Dalam upaya memperkuat posisi Indonesia di tingkat global, Kementerian Pariwisata juga aktif dalam kerja sama internasional , termasuk partisipasi pada UN Tourism Minister’s Summit 2026 di Berlin, Jerman, serta kunjungan kerja ke Jepang yang menghasilkan nota kerja sama di bidang pariwisata.
Promosi destinasi Indonesia juga diperluas melalui partisipasi dalam tiga pameran internasional, tujuh kegiatan sales mission, dan dua kegiatan business matching internasional sepanjang Maret 2026. Dari seluruh rangkaian kegiatan promosi tersebut tercatat potensi devisa pariwisata sebesar Rp17,2 triliun, dengan potensi perjalanan wisatawan mencapai 552.487 perjalanan.
Pada ajang Internationale Tourismus-Börse Berlin 2026, Paviliun Wonderful Indonesia bersama 93 pelaku industri pariwisata nasional berhasil mencatat potensi devisa sekitar Rp14,91 triliun dengan potensi pergerakan 479.434 wisatawan. Promosi juga dilakukan melalui sales mission di berbagai kota Eropa serta business matching di Amerika Utara, termasuk di San Francisco dan Vancouver, serta partisipasi dalam NATAS Travel Fair 2026 di Singapura.
Baca juga: Indonesia Bidik 17,6 Juta Kunjungan Wisman
Berbagai capaian ini turut mengantarkan pariwisata Indonesia meraih sejumlah penghargaan internasional , antara lain Travelers’ Choice Awards Best of the Best Destinations 2026 dari Tripadvisor dan Asia’s 50 Best Restaurants 2026.
(*)





