Di dalam negeri, tambahnya, kita ada pemilu pada Februari tahun depan, hopefully ini tidak akan menjadi kendala yang berarti untuk ekonomi dan kelihatannya memang tidak.
Mudah-mudahan dengan adanya pergantian pemerintahan yang teratur ini akan men-support perkembangan ekonomi.
“Di luar dari itu, seperti yang kita tahu kan terjadi sedikit perang dagang antara Amerika dan China, kita sebagai negara di Southeast Asia kita mengharapkan ada spill over investasi dari China masuk ke Indonesia dan itu sudah kita lihat lumayan ada beberapa yang bisa jadi potensial customer kita untuk Subang, jadi kita harapkan tahun depan bisa menjadi lebih baik lagi,” tutur The Jok Tung.
(*)