Jakarta, landbank.co.id– Manajemen PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menyatakan bahwa pihaknya menaruh perhatian besar terhadap milenial dan kelompok perempuan.
Hal itu tercermin dari penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) PT Bank Tabungan Negara Tbk selama lebih dari 47 tahun.
Perhatian itu salah satunya dapat dilihat dari realisasi KPR subsidi sampai dengan Juni 2024 yang didominasi oleh kaum milenial, yakni sekitar 89 persen.
Untuk rentang tahun 2020 sampai dengan 2023, kaum milenial menyerap KPR subsidi sebanyak 425.070 unit atau senilai Rp62 triliun.
Lalu, sampai dengan Juni 2024 angkanya mengalami kenaikan menjadi 465.621 unit atau senilai Rp68,5 triliun. Jika diasumsikan hingga akhir tahun 2024, realisasi KPR subsidi untuk millenial mencapai sekitar Rp78 triliun.
Sementara itu, KPR untuk kelompok perempuan, komposisi kredit yang disalurkan BTN telah mencapai 32,5 persen dengan realisasi penyaluran sejak tahun 2020 sampai tahun 2024 sebanyak 173.476 unit atau sekitar Rp25 triliun.
“Jadi kaum milenial dan KPR wanita sangat besar dalam menyerap pembiayaan perumahan di BTN,” ujar Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu dalam siaran pers, baru-baru ini.
Akad Massal
Sementara itu, BTN menggelar akad massal KPR 7.900 unit rumah yang dilakukan secara serempak di sejumlah wilayah di Indonesia dalam waktu sehari, Rabu, 31 Juli 2024.
Akad massal KPR yang dilaksanakan ini merupakan upaya BTN untuk mempercepat penyaluran KPR sekaligus sebagai bagian dari upaya untuk mendukung penguatan program perumahan rakyat dimana tahun ini BTN menargetkan peningkatan market share KPR menjadi 84 persen.
Nixon LP Napitupulu dalam sambutannya menjelaskan bahwa Akad Massal Serentak KPR tersebut merupakan wujud nyata BTN dalam mendukung keberlanjutan program perumahan rakyat.
Setelah melaksanakan Akad Massal KPR di Tigaraksa, Banten dan di Sidoarjo, Jawa Timur, akad massal Rabu diselenggarakan sekaligus dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-79.
“Semoga pelaksanaan akad massal hari ini meningkatkan semangat kita, bahwa upaya-upaya yang telah dilakukan bersama dengan Pemerintah dan seluruh stakeholder terkait perumahan merupakan sebuah bentuk sinergi dan kolaborasi positif sekaligus menjadi sebuah komitmen bersama untuk mendukung seluruh Program Perumahan Nasional yang dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Indonesia. Ini juga merupakan upaya untuk mendukung terwujudnya Zero Backlog pada tahun 2045,” kata Nixon saat menyampaikan sambutannya pada acara Akad Massal KPR & KUR di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 31 Juli 2024.
Pada acara akad KPR massal yang digelar di Perumahan Pesona Kahuripan 9 tersebut terlihat para Debitur KPR Subsidi pada acara akad sangat antusias melaksanakan akad kredit.
Akad kredit massal hari ini tercatat hampir 5.000 debitur dengan berbagai macam latar belakang, yaitu dari kalangan TNI, Polri dan PNS serta pekerja sektor informal seperti pedagang makanan dan minuman, pedagang pasar, tukang bengkel dan sektor usaha lainnya di seluruh Kantor Cabang BTN di Indonesia.
(*)