Kemudian, melalui PT Arwana Anugerah Keramik (AAK) memiliki pabrik keramik yang berlokasi di Ogan Ilir, Palembang, Sumatera Selatan.
Dari sisi kapasitas produksi, pada 2024, pabrik pertama ARNA di Tangerang, Banten yang mulai beroperasi Juni 1995 berkapasitas produksi 3,78 juta m2/tahun.
Lalu, pabrik kedua di Serang, Banten. Pabrik yang mulai beroperasi Juli 1997 ini berkapasitas 19,5 juta m2/tahun.
Pada Mei 2002, ARNA mulai mengoperasikan pabrik ketiga di Gresik, Jawa Timur. Pabrik ini berkapasitas 18,09 juta m2/tahun.
Baca juga: Mayoritas Produk TOTO Diserap Pasar Domestik
ARNA terus mengepakkan sayap. Pada 2013, membuka pabrik keempat di Ogan Ilir, Sumatera Selatan dengan kapasitas 12 juta m2/tahun.
Terakhir, pada 2016, ARNA membuka pabrik kelima di Mojokerto, Jawa Timur dengan kapasitas 15,4 juta m2/tahun.
ARNA memiliki visi untuk menjadi perusahaan yang terbaik dalam industri keramik, penuh dengan daya cipta dan inovasi, serta mampu memberikan kontribusi yang berarti bagi negara dan masyarakat.
ARNA yang pada 2024 memiliki kapasitas terpasang sebesar 68,77 juta meter persergi per tahun, memiliki sejumlah produk yang mencakup merek Arwana, Uno, dan Arna.
Pada 2024, ARNA menambah saluran penjualan dengan menambah tiga sub distributor, yakni dari 48 menjadi 51 sub distributor. Tambahan sub distributor itu berlokasi di Timika, Ambong, dan Kupang.
Dari sisi gerai, pada 2024 juga bertambah, yakni dari 37.556 outlet menjadi 39.169 outlet toko bahan bangunan maupun toko keramik.
Baca juga: IKAI Fokus pada Manufaktur, Hospitality, dan Properti
“(Tahun 2025) Manajemen meyakini bisa mencapai volume penjualan 73,7 juta meter persegi atau naik sekitar tujuh juta meter persegi dibandingkan dengan tahun lalu,” ujar manajemen ARNA dalam paparan publik beberapa waktu lalu.
(*)