“Proyek unggulan kami, CBD PIK 2 yang berlokasi di Tangerang, Provinsi Banten, mencakup area seluas 728 hektar yang memberikan peluang besar untuk pengembangan residensial, komersial, dan proyek investasi di masa depan,” kata Steven Kusumo.
CBDK merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembangan real estat di kawasan Tangerang, Banten bersama lima entitas anak usaha dengan total luas bank tanah 728 hektare.
CBDK tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 13 Januari 2025 dengan raihan dana dari penawaran saham perdana sebesar Rp2,3 trilliun.
Dana tersebut digunakan untuk pengembangan Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) melalui PT Industri Pameran Nusantara (IPN).
Baca juga: Ini Produk Properti yang Bikin Pantai Indah Kapuk Dua (PANI) Raih Prapenjualan Rp2,4 Triliun
NICE akan beroperasi secara parsial pada September 2025 sebagai pelengkap ekosistem CBD PIK 2 dalam bidang Meetings, Incentives, Conventions, Exhibitions (MICE).
CBDK fokus memenuhi permintaan pasar properti di dalam kawasan terintegrasi dan menyediakan distrik pusat bisnis yang strategis sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar lokal dan internasional.
Dalam jangka panjang, CBDK siap memberikan komitmen kualitas terbaik, menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG), dan meningkatkan nilai tambah Perseroan bagi pemegang saham.
Baca juga: Ini Periode Penawaran Saham CBDK dan KSIX
“Sebagai anak usaha kebanggaan dari PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk, hasil kolaborasi dinamis antara Agung Sedayu Group dan Salim Group, kami tetap optimis untuk menjadi perusahaan pengembang properti terkemuka di Indonesia,” tutur Steven Kusumo.
(*)