Mengutip data Gapki, sepanjang Januari-Oktober 2025, konsumsi pasar domestik mencapai 20,69 juta ton, sedangkan pada periode sama 2024 sekitar 19,64 juta ton.
Dalam rentang sepuluh bulan 2025, mayoritas CPO dimanfaatkan oleh sektor biodiesel, yakni 10,61 juta ton.
Kemudian, sebanyak 8,20 juta ton diserap oleh sektor pangan dan sektor oleokimia sebanyak 1,87 juta ton.
Sementara itu, ekspor produk sawit Indonesia tercatat sebesar 27,69 juta ton sepanjang Januari-Oktober 2026, naik dibandingkan periode sama 2024 yang sekitar 24,84 juta ton.
Baca juga: Bumi Makmur Anugerahagung: Komitmen Mutu dan Ketepatan Waktu Jadi Pondasi Pertumbuhan
Saat ini, Sawit Mas Indonesia yang berdiri sejak Desember 2024 tersebut bergerak dalam perdagangan CPO. Perusahaan ini membeli tandan buah segar (TBS) dari para petani, lalu mengolahnya menjadi CPO.
(*)





