Fakta Gen Z Menggemari Rumah Subsidi
Realisasi tersebut lebih rendah sekitar 25 persen bila disandingkan dengan periode sama 2025 yang mencapai sebanyak 3.346 unit, sedangkan dari sisi nilai juga turun sekitar 25 persen mengingat pada 2025 sebesar Rp448,84 miliar.
Baca juga: KPR Subsidi Bank Syariah Nasional Digemari Pekerja Swasta
Mirip dengan Kabupaten Bekasi yang bertahan di peringkat pertama pada 2025 dan 2026, Kabupaten Bogor, Jawa Barat juga bertahan di peringkat kedua terbesar.
Penyerapan KPR FLPP di Kabupaten Bogor pada tiga bulan pertama 2026 juga turun bila dibandingkan dengan periode yang sama 2025, baik dari sisi unit maupun nilai.
Dari sisi unit, penyerapan KPR FLPP Kabupaten Bogor turun sekitar 18 persen, yakni dari sebanyak 2.073 unit menjadi 1.708 rumah subsidi, sedangkan dari sisi nilai turun sekitar 17 persen menjadi Rp228,84 miliar dari semula Rp277,48 miliar.
Di posisi ketiga terjadi pergeseran. Tahun 2026 ditempati oleh Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sedangkan pada periode sama 2025 diduduki oleh Kabupaten Tangerang, Banten.
Baca juga: Ini 10 Kota Penyerap KPR FLPP Terbesar 2025
Realisasi penyerapan KPR FLPP di Kabupaten Karawang pada akhir Maret 2026 sebanyak 1.397 unit atau setara sekitar Rp167,83 miliar.
Bank Penyalur
Sementara itu, sepanjang Januari-Maret 2026, realisasi KPR FLPP melibatkan 36 bank penyalur, mulai dari bank milik negara, bank pembangunan daerah (BPD) hingga bank swasta.
Bank penyalur terbesar sepanjang Januari-Maret 2026 ditempati oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Bank pelat merah ini menyalurkan pembiayaan untuk sebanyak 21.186 unit atau setara dengan sekitar Rp2,64 triliun.
Baca juga: Milenial Menyerap Sekitar 90 Persen Penyaluran Subsidi FLPP
Sekalipun masih berada di puncak daftar bank penyalur terbesar, realisasi penyaluran KPR FLPP BTN per akhir Maret 2026 lebih rendah bila disandingkan periode sama 2025.