Rumah dan Ruko Masih Jadi Andalan Alam Sutera Realty

Penjualan PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) tercatat sebesar Rp1,65 triliun sepanjang periode Januari-September 2025/foto: alam sutera

Jakarta, landbank.co.id-Penjualan PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) tercatat sebesar Rp1,65 triliun sepanjang periode Januari-September 2025.

Mengutip laporan keuangan PT Alam Sutera Realty Tbk, bila disandingkan dengan periode sama 2024, penjualan emiten berkode saham ASRI itu turun sekitar 35 persen.

Bacaan Lainnya

Maklum, pada sembilan bulan 2024, penjualan PT Alam Sutera Realty Tbk masih berada di level Rp2,52 triliun.

Sepanjang Januari-September 2025, pemasukan ASRI mayoritas datang dari penjualan rumah dan ruko, yakni Rp471,74 miliar. Angka itu setara dengan sekitar 28 dari total pendapatan.

Baca juga: Mengintip Klaster The Gramercy, Produk Unggulan Alam Sutera Seharga Rp26 Miliar per Unit

Kontributor kedua terbesar berasal dari penjualan tanah, yakni Rp450,21 miliar setara dengan menyumbang sekitar 27 persen terhadap total pendapatan.

Penyumbang ketiga terbesar datang dari pendapatan jasa yang menyentuh Rp205,00 miliar atau setara sekitar 12 persen.

Sumber pendapatan ASRI lainnya berasal dari penjualan apartemen dan gedung perkantoran. Lalu, dari jasa pengelolaan kota serta rekreasi dan olah raga. Selain itu, dari segmen pariwisata dan pendapatan lain-lain.

Sementara itu, penurunan pendapatan ikut memengaruhi torehan laba bersih Alam Sutera Realty periode Januari-September 2025.

Baca juga: Ini Komposisi Pemegang Saham Alam Sutera Realty Terkini

Merujuk laporan keuangan Perseroan, laba bersih ASRI turun sekitar 37 persen per akhir September 2025 dibandingkan dengan periode sama 2024.

Bila per akhir September 2024 laba bersih ASRI masih sebesar Rp12,61 miliar, pada sembilan bulan 2025 turun ke posisi Rp7,96 miliar.

 

The Gramercy Facelift

Sementara itu, salah satu proyek rumah ASRI, yakni The Gramercy di Alam Sutera, Tangerang, Banten memasuki tahap dua pada Agustus 2025.

Pos terkait