Ristia Bintang Mahkotasejati Gandakan Penjualan Rumah

Penjualan rumah PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) melonjak sekitar 100 persen pada 2025 disandingkan dengan setahun sebelumnya/foto: ristiagroup.com

Jakarta, landbank.co.id– Penjualan rumah PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) melonjak sekitar 100 persen pada 2025 disandingkan dengan setahun sebelumnya.

Mengutip laporan keuangan PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk, emiten berkode saham RBMS di Bursa Efek Indonesia ini mengoleksi penjualan rumah Rp146,32 miliar pada 2025.

Bacaan Lainnya

Sebaliknya, penjualan rumah PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk tahun 2024 masih bertengger di angka Rp73,10 miliar.

Sepanjang tahun 2025, masih mengutip laporan keuangan Perseroan, penjualan rumah merupakan andalan dengan kontribusi sekitar 61 persen terhadap total pendapatan pemilik proyek perumahan komersial Saung Riung, Karawang, Jawa Barat itu.

RBMS juga punya proyek perumahan subsidi berskema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) di Karawang Timur, yakni Serasi Alam Elok.

Baca juga: Mengintip Celah Bisnis Hotel di Bali

Perumahan itu sepanjang tahun 2025 mengoleksi penjualan sebanyak 291 rumah subsidi, lebih besar dibandingkan penjualan Saung Riung yang sebanyak 54 unit.

“Perseroan melalui entitas anak, merupakan salah satu pengembang rumah FLPP terbesar di Karawang,” jelas manajemen RBMS dalam materi paparan publik, baru-baru ini.

Pendapatan lain perusahaan yang didirikan pada 1985 ini disumbang oleh bisnis hotel, yakni sebesar Rp92,26 miliar atau sekitar 39 persen.

Bisnis hotel pemilik Le Meridien Bali Jimbaran, Bali ini juga terlihat meningkat bila disandingkan dengan raihan setahun sebelumnya yang masih senilai Rp86,76 miliar.

Selain Le Meridien Bali Jimbaran, RBMS melalui anak usahanya, juga tengah membangun satu hotel lagi di Gianyar, Bali, yaitu Hotel Indigo Ubud sejak tahun 2025.

Baca juga: Realisasi KPR FLPP Tahun 2025 Tembus 278 Ribu

Pada 2025, Le Meridien Bali Jimbaran mencatat average occupancy 79,2 persen dan average daily rate sebesar Rp2.061.541.

Hotel Indigo Ubud berdiri di atas lahan sebesar 1,3 hektare dan akan memiliki 130 kamar termasuk vila.

Pos terkait