BSDE Punya Ready Stok Rp2 Triliun untuk Program PPN DTP
“Angka tersebut bahkan hampir menyamai pencapaian laba bersih tahun buku 2022,” tambah Hermawan.
Kinerja laba bersih pada akhir Juni 2024 itu tidak lepas dari pertumbuhan pendapatan usaha, terutama pendapatan yang diperoleh dari penjualan produk properti maupun pendapatan berulang (recurring income) seperti sewa.
Sepanjang enam bulan pertama 2024, BSDE berhasil mencatatkan peningkatan pendapatan usaha sebesar 46,99 persen menjadi Rp7,35 triliun.
(*)