Loncat ke konten
Menu Mobile
Landbank.co.id
  • Gaya Hidup
  • Komersial
  • Nasional
  • Pasar Modal
  • Residensial
  • Rumah Subsidi
Konten Spesial
Suryamas Dutamakmur Koleksi Penjualan Rumah Rp260,40 Miliar 2025, BSDE Bungkus Pendapatan Rp12,79 Triliun Smart Home SYNC, Teresa: Kelola Rumah Lebih Efisien Kontrak Baru PTPP Didominasi Sektor Gedung, Raih Rp2,76 Triliun Penjualan Rumah GMTD Menggeliat
Beranda Komersial Potensi Pasar Besar, Penerapan ESG Jadi Keharusan

Potensi Pasar Besar, Penerapan ESG Jadi Keharusan

Gambar Gravatar
yetto ceka
24 Juli 202424 Juli 2024
Potret Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Perencanaan (IAP), Ardiadi Dimastanto (kiri) bersama Chief Marketing Officer (CMO) Elevee Condomium, Alvin Andronicus (kanan), dalam acara Elevee Media Talk yang diadakan di Alam Sutera, Tangerang pada Rabu, 24 Juli 2024./Foto: landbank.co.id.

Jakarta, landbank.co.id – Penerapan konsep pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan, sosial, dan tata Kelola Environmental Social Governance atau ESG saat ini menjadi nilai penting untuk performa bisnis properti.

Dengan begitu, kini ESG digunakan sebagai indikator pelaporan aktivitas nofinansial dari suatu produk yang diinvestasikan (pengembangan properti).

Bacaan Lainnya
  • Penjualan Kavling Tanah JRPT Tumbuh 9 Persen
  • Segmen Industri Otot Pendapatan Puradelta Lestari
  • CBDK Raih Pendapatan Rp2,50 Triliun

Dalam beberapa tahun terakhir, penerapan ESG sudah menjadi fokus pengembang properti di Tanah Air seiring dengan tren konsumen yang mengarah kepada produk berkelanjutan.

Menurut Ariadi Dimastanto, sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia pasar terbesar dan potensial dalam sebuah proyek properti adalah Gen Z dan Milenial.

Segmen ini, kata dia, sangat tertarik dan peduli terhadap produk properti yang mengedepankan keberlanjutan.

“Mereka cukup detail dalam melihat fasilitas-fasilitas yang ada di sekitar proyek properti seperti ruang terbuka hijau, ruang interaksi, sarana olahraga untuk (jogging) dan lainnya. Pengembang properti  saat ini sudah sangat (concern) dengan apa yang diinginkan masyarakat terkait kebutuhan tempat tinggal yang berkelanjutan,” tegas Ariadi Dimastanto dalam acara Elevee Media Talk yang diadakan di Alam Sutera, Tangerang pada Rabu, 24 Juli 2024.

Ardiadi menambahkan, saat ini penerapan prinsip ESG bermanfaat untuk nilai investasi

“Dalam pengembangan properti berprinsip ESG, selain memberikan kelestarian lingkungan dan tata kelola yang baik, juga memberikan manfaat ekonomi,” tuturnya.

Halaman: 1 2
Alam SuteraAlvin AndronicusArdiadi DimastantoElevee CondominiumEnvironmental Social GovernanceESG
Sebarkan

Navigasi pos

Pos sebelumnya Persija Jakarta dan Arema FC Bertemu di Laga Penentu Semifinal Piala Presiden, Cek Link Nontonnya di Sini
Pos berikutnya Sekilas Berkenalan dengan Nilai ESG di Bursa Efek Indonesia

Pos terkait

  • Penjualan Kavling Tanah JRPT Tumbuh 9 Persen

  • Segmen Industri Otot Pendapatan Puradelta Lestari

  • CBDK Raih Pendapatan Rp2,50 Triliun

  • Hotel Liberta Malioboro Perkuat Positioning Urban Stay

  • Greater Jakarta Ekosistem Industri Paling Matang

  • Hotel Grand Maya Diresmikan, Artotel: Potensi Besar

Nasional

  • Nasional6 Maret 2026
    Kemenpar Mitigasi Dampak Perang Iran Mel…
  • Nasional5 Maret 2026
    Dampak Perang Iran Vs AS-Israel Terhadap…
  • Nasional4 Maret 2026
    Bank Jakarta Raih Dua Penghargaan
  • Nasional2 Maret 2026
    Triniti Land Group Gandeng Artotel Group
  • Nasional28 Februari 2026
    Hari Ini Jadwal Buka Puasa DKI Jakarta L…

Topik Populer

  • link live streaming
  • rumah subsidi
  • BRI Liga 1
  • bisnis hotel
  • SInar Mas Land
logo

PT YETO MEDIA GRUP
S.K: AHU-054810.AH.01.30. Tahun 2023

Informasi

  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

ERA NETWORK

  • Beritaapm.com
  • Fundflow.id
  • Motoris.id
  • InfoDigital.co.id
Didukung oleh WordPress / Tema: Bloggingpro