Beberapa proyek properti tepi pantai yang dikembangkan PJAA adalah Marina Coast Royal Residence, Northland Apartment, dan Townhouse Puri Marina.
Sementara itu, untuk menjaga daya saing Taman Impian Jaya Ancol dalam jangka panjang, terutama dengan munculnya destinasi baru seperti kawasan PIK, PJAA telah menyiapkan sejumlah rencana pengembangan dan inovasi yang secara bertahap dan berkelanjutan.
Di sisi lain, PJAA membukukan kenaikan laba bersih sekitar sekitar 1 persen pada 2025 bila disandingkan dengan tahun 2024.
Pada 2025, laba bersih PJAA sebesar Rp180,19 miliar, sedangkan tahun 2024 masih sekitar Rp177,79 miliar.
Baca juga: PJAA Realisasikan Dana Penawaran Umum Rp503,06 miliar
Pada 2025, jumlah aset PJAA tercatat sebesar Rp3,63 triliun, sedangkan setahun sebelumnya masih berada di level Rp3,59 triliun.
Sebaliknya, liabilitas PJAA turun dari semula Rp1,86 triliun pada 2024 menjadi Rp1,77 triliun pada tahun lalu.
PJAA juga mampu meningkatkan ekuitas menjadi Rp1,86 triliun pada 2025 disandingkan dengan raihan 2024 yang senilai Rp1,73 triliun.
Baca juga: Pendapatan Tiket Masih Andalan PJAA, Sentuh Rp332 Miliar
Per akhir Desember 2025, pemegang saham PJAA terdiri atas Pemerintah DKI Jakarta sebesar 72,00 persen, PT Pembangunan Jaya 18,01 persen, dan masyarakat 9,99 persen.
(*)





