Penjualan Kaveling Tanah Kawasan Industri CSIS Tumbuh Pesat

Penjualan kaveling tanah PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) pada 2025 melambung sekitar 94 persen bila dibandingkan dengan 2024/foto: kawasanindustricikembar.co.id

Sementara itu, pada 2025, selain dari penjualan kaveling tanah, CSIS juga punya pendapatan lain, yaitu dari penjualan unit bangunan Rp28,90 miliar.

Selain itu, tahun 2025, CSIS juga punya pendapatan service charge sebesar Rp10,80 miliar dan dari sewa Rp2,23 miliar.

Bacaan Lainnya

Kala itu, CSIS memiliki 135 penyewa di Kawasan Industri Sentul dan sebanyak 22 penyewa di Kawasan Industri Cikembar.

 

Laba Melejit

Pada 2025, total pendapatan CSIS tumbuh sekitar 27 persen bila disandingkan dengan raihan setahun sebelumnya, yakni dari Rp83,40 miliar menjadi sebesar Rp105,51 miliar.

Baca juga: Bisnis Hotel Puri Sentul Permai Menggeliat

Bahkan, laba bersih CSIS pada 2025 melambung sekitar 142 persen menjadi sebesar Rp33,26 miliar dari semula senilai Rp13,75 miliar.

Memasuki tahun 2026, CSIS menyiapkan sejumlah upaya untuk terus meningkatkan kinerja di antaranya terus meningkatkan kualitas layanan dan daya saing.

Lalu, memaksimalkan nilai portofolia aset yang dimiliki saat ini dan menerapkan pembiayaan yang terencana untuk mengelola risiko usaha.

Upaya lain Perseroan adalah melakukan pengendalian dan efisiensi biaya. Kemudian, memperkuat kompetensi sumber daya manusia melalui peningkatan kemampuan dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan bisnis.

Baca juga: Ketegangan Global Potensial Berdampak Terhadap Kawasan Industri

Selain itu, mengutip materi paparan publik Perseroan, CSIS juga menggulirkan kerja sama strategis untuk memperkuat posisi diri.

Sementara itu, per akhir Desember 2025, CSIS mengoleksi jumlah aset Rp549,26 miliar, sedangkan pada periode sama 2024 senilai Rp522,02 miliar.

Sebaliknya, liabilitas perusahaan yang didirikan pada 1995 ini turun menjadi Rp167,95 miliar pada 2025 dari semula Rp192,02 miliar tahun 2024.

Ekuitas CSIS meningkat dari semula Rp329,99 miliar pada 2024 menjadi sebesar Rp381,31 miliar per akhir Desember 2025.

Baca juga: Penjualan Lahan Industri Tembus 125 Hektare

Para pemegang saham CSIS per akhir Desember 2025 terdiri atas PT Andalan Utama Bintara sebanyak 57,23 persen, PT Olympic Kapital Equity 22,77 persen, dan masyarakat 20,00 persen.

 

(*)

Pos terkait