Menakar Bitcoin Oktober 2026, Cek Area Support
Setelah bergerak menguat dari level terendah pada akhir September 2026, Bitcoin dinilai masih memiliki peluang melanjutkan kenaikan-landbank.id-floq
Jika Bitcoin mampu bertahan di atas area tersebut, peluang untuk menguji resistance berikutnya masih terbuka. Sebaliknya, apabila support tersebut ditembus ke bawah, perhatian pasar berpotensi bergeser ke level US$78.200 yang berdekatan dengan moving average 50 pekan, kemudian US$75.000.
BACA JUGA:Badan Usaha Pemilik Aset Kripto Melejit 92,8 Persen
Dengan harga Bitcoin saat ini masih berada di kisaran US$86.000-an, pasar juga menunggu apakah BTC mampu menembus high pada 2 Oktober.
Penembusan level tersebut dapat menjadi konfirmasi awal bahwa Bitcoin mulai memasuki fase kenaikan berikutnya menuju target US$92.000 dan US$97.000.
Butuh Konfirmasi
Menurut CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, pergerakan Bitcoin saat ini menunjukkan adanya ruang untuk melanjutkan pemulihan, tetapi pasar masih membutuhkan konfirmasi dari sisi momentum dan volume.
“Bitcoin saat ini masih berada dalam fase yang menarik karena struktur kenaikannya belum rusak. Namun, level resistance tetap menjadi kunci. Jika BTC mampu menembus high sebelumnya dengan dukungan volume dan permintaan yang lebih kuat, peluang untuk bergerak menuju US$92.000 akan semakin terbuka. Setelah itu, US$97.000 bisa menjadi target berikutnya yang diperhatikan pasar,” kata Yudho.
BACA JUGA:Literasi Kripto Tak Sebatas Soal Cuan, Nilai Transaksi Rp20 Triliun
Dia menerangkan, area US$81.000–US$83.000 juga menjadi zona penting untuk mengukur apakah penguatan Bitcoin saat ini merupakan kelanjutan tren atau hanya reli sementara.
“Perlu diperhatikan bukan hanya seberapa tinggi Bitcoin bisa naik, tetapi juga seberapa kuat harga bertahan ketika terjadi koreksi. Selama area support utama masih terjaga, struktur bullish masih memiliki ruang. Sebaliknya, jika support tersebut ditembus, pasar perlu mengantisipasi perubahan momentum dan potensi koreksi yang lebih dalam,” lanjutnya.
Di sisi lain, analisis teknikal tersebut belum memberikan konfirmasi penuh bahwa Bitcoin akan langsung bergerak menuju US$92.000 atau US$97.000.
Pemulihan dari level terendah 28 September disebut berlangsung dalam tiga tahap, sebuah pola yang dapat menunjukkan bahwa momentum kenaikan belum cukup kuat. Bitcoin juga masih bergerak dalam rentang perdagangan sehingga arah tren jangka pendek belum sepenuhnya jelas.
Selain itu, Bitcoin perlu menembus resistance dari high 2 Oktober untuk memberikan sinyal bahwa fase kenaikan berikutnya telah dimulai.
BACA JUGA:Membaca Arah Pasar Kripto September