Mengintip Jurus BREN di Posisi Terdepan Panas Bumi

Mengintip Jurus BREN di Posisi Terdepan Panas Bumi

 

Pengembangan proyek-proyek di atas akan meningkatkan kapasitas dari 230,5 MW menjadi 278,9 MW di Wayang Windu, dari 381 MW menjadi 428,2 MW di Salak, dan dari 274,5 MW menjadi 281,5 MW di Darajat.

Pengembangan proyek-proyek ini sesuai dengan syarat dan ketentuan Kontrak Operasi Bersama (KOB), yang memungkinkan Star Energy Geothermal untuk meningkatkan kapasitas hingga 400 MW di Wayang Windu, 495 MW di Salak, dan 330 MW di Darajat.

Inisiatif yang diumumkan IIGCE 2024 ini menegaskan dedikasi Star Energy Geothermal dalam meningkatkan efisiensi energi dan komitmen jangka panjangnya terhadap keberlanjutan.

Proyek-proyek ini mewakili langkah berani menuju masa depan yang lebih hijau, memanfaatkan teknologi mutakhir untuk mengoptimalkan produksi energi geothermal.

 

(*)