Nusantara Almazia Kantongi Penjualan Rumah Rp52 Miliar

Emiten properti PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) mengantongi penjualan rumah sebesar Rp52,36 miliar sepanjang tahun 2025/foto: nusantara-almazia.com

Pengembangan rumah subsidi itu dilakukan melalui anak usaha PT Serena Inti Sejati. Perusahaan yang 68 persen sahamnya dimiliki NZIA itu membangun proyek perumahan Serasi Indah.

Masih di Karawang, NZIA mengembangkan perumahan CKM City seluas 142 hektare yang saat ini telah dibangun 14 ribu rumah. Proyek ini dilengkap fasilitas masjid, sekolah SLTA, sekolah SLTP, perusahaan daerah air minum, dan lapangan olah raga.

Bacaan Lainnya

Selain itu, NZIA juga mengembangkan perumahan Saung Kebun di Karawang seluas 11 hektare yang hingga kini telah terbangun 326 rumah.

NZIA juga berenca mengembangkan proyek perumahan dan mixed-use di atas lahan sekitar 14,5 hektare di Poris, Tangerang.

Baca juga: Rumah FLPP Favorit MBR Terjawab dari Data Ini

Proyek ini terletak strategis di pusat kota Tangerang, berseberangan dengan stasiun kereta komuter dan kereta bandara.

Pada 2025, Perseroan melanjutkan persiapan lahan sambil terus me-review potensi pengembangan berorientasi transit (transit oriented development/TOD) dan menunggu realisasi rencana program rumah susun subsidi dari Pemerintah.

Pada 2025, penjualan rumah FLPP Serasi Indah milik PT Serena Inti Sejati termasuk dalam 10 besar terbanyak di Karawang.

“Penjualan tahun 2025 sebanyak 264 unit, sehingga sejak tahun 2020 sampai dengan akhir tahun 2025 jumlah unit yang sudah terjual dan diserahterimakan kepada konsumen sebanyak 2.337 rumah,” dikutip dari materi paparan publik NZIA, baru-baru ini.

Baca juga: Tiga Bulan 2026, 41.084 Rumah Subsidi Menggerojok 357 Kota

Sementara itu, total aset NZIA per akhir Desember 2025 tercatat sebesar Rp561,57 miliar, sedangkan pada periode sama 2024 sebesar Rp583,87 miliar.

Penurunan juga terlihat di liabilitas. Perusahaan yang berdiri sejak 2007 ini memiliki liabilitas Rp79,38 miliar pada 2025, sedangkan tahun 2024 sekitar Rp88,23 miliar.

Per akhir 2025, total ekuitas NZIA terlihat senilai Rp482,19 miliar, sedangkan pada periode sama 2024 sebesar Rp495,64 miliar.

Baca juga: Penjualan Rumah Nusantara Almazia Melejit 42 Persen

Per akhir Desember 2025, para pemegang saham NZIA terdiri atas Richard Rachmadi Wiriahardja sebanyak 44,50 persen dan PT Ristia Bintang Mahkota Sejati Tbk 34,49 persen.

Selain itu, pemegang saham lainnya adalah Michella Ristiadewi 0,01 persen, dan masyarakat 21,00 persen.

 

(*)

Pos terkait