Jakarta, landbank.co.id – Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) diproyeksikan semakin moncer setelah melalui kuartal III/2025 dengan pertumbuhan signifikan pada net interest income (NII).
Analis Binaartha Sekuritas, Avanza Bagus Aditya dan Achmadi Hangradhika, menyebut bahwa peningkatan pendapatan bunga bersih PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menjadi katalis penting bagi perbaikan profitabilitas perseroan ke depan.
Dia juga menyampaikan bahwa bank pelat merah itu terus menunjukkan tren pemulihan yang solid sepanjang tahun berjalan.
“Kenaikan net interest income yang mencapai 44,49 persen YoY menjadi Rp12,61 triliun menjadi pendorong utama peningkatan profitabilitas BTN. Ditambah langkah spin-off BTN Syariah, kami melihat BTN masuk fase pertumbuhan yang lebih sehat dan berkelanjutan,” tulis keduanya dalam riset yang dikutip Senin, 8 Desember 2025.
Baca juga: Penyaluran KPR FLPP BTN Tembus 142 Ribu Unit
Selain peningkatan NII, laporan riset tersebut mencatat pertumbuhan laba bersih BTN sebesar 10,58 persen YoY hingga September 2025, mencapai Rp2,30 triliun.
Rebound pendapatan bunga dan pengelolaan biaya dana yang semakin efisien mendorong net interest margin (NIM) naik 100 bps YoY menjadi 3,9 persen pada kuartal III/2025.
Melihat peluang tersebut, Binaartha Sekuritas memprediksi saham BTN meningkat 13,5 persen dibandingkan harga pasar.
“Fundamental BTN tetap solid, terutama dukungan pemulihan margin, pertumbuhan kredit yang kuat, serta prospek penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi dan non-subsidi yang terus positif,” tulis analis.
Baca juga: Laba Bersih BTN Naik 5,1% di Kuartal I-2025, Kredit dan DPK Tumbuh Konsisten
Di sisi lain, kontribusi pertumbuhan BTN juga terlihat dari laporan Mandiri Sekuritas. Dalam riset terbaru, analis Kresna Hutabarat mencatat BTN berhasil mempertahankan NIM 4,0 persen dalam 10 bulan 2025 (10M25), meningkat signifikan dari 2,9 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.





