Megapolitan Membalikkan Keadaan

Seiring peningkatan penjualan, pada Januari-Juni 2025, PT Megapolitan Development Tbk mampu membalikkan keadaan, dari merugi jadi untung/foto: capture emde

“Meskipun sektor properti sepanjang 2024 masih menunjukkan kelesuan akibat dinamika politik dan penurunan daya beli masyarakat, kami melihat adanya sinyal pemulihan yang semakin kuat untuk tahun 2025,” urai manajemen Megapolitan Development dalam Laporan Tahunan & Keberlanjutan 2024.

Manajemen EMDE mengaku bahwa  optimisme ini didorong oleh beberapa faktor seperti adanya fokus strategis nasional Pemerintah Indonesia yang menetapkan target ambisius pertumbuhan ekonomi menuju 7 persen hingga 8 persen dalam rangka mencapai visi Indonesia Emas 2045 yang diharapkan akan mampu membawa angin segar bagi kondisi perekonomian Indonesia.

Bacaan Lainnya

Selain itu, kata manajemen EMDE, pihaknya juga optimistis akan proyeksi siklus properti nasional yang mulai bangkit setelah periode stagnasi cukup panjang.

Hal ini seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi jangka panjang dan kebutuhan akan hunian.

Hal ini juga didukung oleh upaya Pemerintah Indonesia terhadap sektor properti seperti adanya insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) atas pembelian properti dan suku bunga yang relatif stabil. Hal ini diharapkan akan menjadi katalis pemulihan pasar.

“Dari sisi internal, Perseroan telah menyiapkan proyek proyek baru yang akan diluncurkan tahun 2025,” urai manajemen EMDE.

Baca juga: EMDE Raih Penjualan Tanah Rp1,23 Triliun

Inisiatif ini juga diyakini akan mampu meningkatkan daya saing serta memperkuat kinerja keuangan Perseroan secara berkelanjutan.

Sementara itu, jumlah aset EMDE tercatat sebesar Rp3,45 triliun per akhir Juni 2025, sedangkan pada akhir Desember 2024 sekitar Rp3,74 triliun.

Liabilitas EMDE terlihat menyusut, yakni dari Rp1,86 triliun pada akhir 2024 menjadi Rp1,25 triliun pada paruh pertama 2025.

Begitu juga di lini ekuitas. Per akhir Juni 2025, ekuitas EMDE tercatat sebesar Rp2,20 triliun, sedangkan pada akhir 2024 masih sekitar Rp1,87 triliun.

Baca juga: Legitnya Penjualan Apartemen Megapolitan Development Kuartal Pertama 2025

Pemegang saham EMDE per akhir Juni 2025 terdiri atas PT Cosmopolitan Persada Developments sebesar 66,78 persen, DBS Bank LTD SG-PB CLIENTS 6,90 persen, Lora Melani Lowas Barak Rimbak 3,93 persen, dan masyarakat 21,52 persen.

(*)

Pos terkait