Lokasi Hunian Vertikal MBR Mulai Dijajaki

Ilustrasi hunian vertikal atau rumah susun/foto: pkp

Jakarta, landbank.co.id– Hunian vertikal dinilai dapat menjadi pilihan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di perkotaan, termasuk di Kota Bandung, Jawa Barat.

Terkait hal itu, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mulai menjajaki sejumlah lokasi yang disodorkan Pemerintah Kota Bandung, baru-baru ini.

Bacaan Lainnya

BP Tapera bersama Kementerian PKP dorong Pemerintah Kota Bandung untuk memanfaatkan potensi lahan sebagai hunian vertikal.

Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Sri Haryati, menyampaikan bahwa pemanfaatan program hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah sesuai dengan arahan Presiden dan Menteri PKP.

Baca juga: Awal Maret 2026, Tiang Pancang Rusun Subsidi di Meikarta

“Penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah di daerah pusat perkotaan sudah sulit tersedia dengan skema tapak. Untuk itu perlu diarahkan dengan hunian vertikal,” kata Sri Haryati dilansir laman BP Tapera.

Dalam pertemuan di Balaikota Bandung, baru-baru ini, Sekretaris Derah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain telah menyiapkan daftar lokasi potensi lahan untuk pembangunan hunian vertikal di kota bandung.

“Lahan-lahan tersebut adalah milik Pemerintah Kota Bandung, dan lokasinya strategis dengan pusat kota Bandung,” jelas Iskandar Zulkarnain.

Sementara itu, Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho bersama dengan Deputi Pemanfaatan Dana Tapera, Sid Herdi Kusuma turut hadir dalam rangkaian kegiatan ini dan bersama-sama meninjau lokasi yang telah direkomendasikan oleh Pemerintah Kota Bandung.

Baca juga: Dua Lokasi Ini Bakal di Bangun Rusun Subsidi Perkotaan

“Tahun 2025, Provinsi Jawa Barat menjadi kontributor tertinggi dalam penyaluran dana bantuan pembiayaan perumahan kepada masyarakat melalui skema subsidi FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayan Perumahan), yaitu mencapai 62 ribu lebih,” terang Heru.

Dia juga mengingatkan bahwa Provinsi Jawa Barat berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik memiliki angka backlog 2,1 jiwa yang belum memiliki rumah.

Adapun lokasi yang disajikan oleh pemerintah kota bandung sendiri berada di Tamansari, Sadang Serang, Cingised, dan Rancacili.

Baca juga: 18 Tower untuk Rusun Subsidi MBR Perkotaan

Usai pertemuan, rombongan langsung melakukan peninjauan ke lokasi untuk melihat potensi infrastruktur dan fasilitas pendukung, seperti akses publik, sekolah, pasar, ruang terbuka, hingga tempat ibadah.

 

Rusun Subsidi

Sementara itu, tiang pancang pembangunan rumah susun subsidi atau rusun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat rencananya dimulai 8 Maret 2026.

Pos terkait