Perumahan kedua terbesar penyerap KPR FLPP tahun 2025 adalah Pondok Banten Indah, Kota Serang, Banten.
Pondok Banten Indah besutan PT Kawah Anugerah Properti itu menyerah 824 rumah subsidi berskema KPR FLPP senilai Rp99,18 miliar.
Dari enam bank yang digandeng, mayoritas akad KPR FLPP di Pondok Banten Indah melalui BTN, yakni sekitar 92 persen mencakup skema konvensional dan syariah.
Selebihnya melalui bank lain di antaranya PT Bank Nationalnobu Tbk (Nobu) sebanyak 5 persen dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sekitar 2 persen.
Baca juga: Lima Bank Syariah Favorit MBR dalam Membeli Rumah Subsidi
Pada 2025, PT Kawah Anugerah Properti yang merupakan anggota Realestat Indonesia (REI) itu menyerap KPR FLPP sebanyak 1.196 unit dengan nilai sekitar Rp143,79 miliar yang tersebar di tiga perumahan di Banten.
Realisasi Terbesar
Sementara itu, realisasi penyaluran KPR FLPP tahun 2025 mencapai 278.868 unit.
Mengutip data BP Tapera, Rabu, 31 Desember 2025, realisasi KPR FLPP itu setara dengan sekitar Rp36,64 triliun.
Dari total hunian yang mendapat kucuran KPR FLPP tahun 2025, mayoritas adalah rumah tapak, yakni 278.865 unit atau nyaris 100 persen, mengingat tipe rumah susun (rusun) hanya sebanyak tiga unit.
Baca juga: Tiga Asosiasi Pengembang Raja KPR FLPP 2025
Data BP Tapera juga memerlihatkan bahwa KPR FLPP tahun 2025 tersebar di 401 kabupaten dan kota di 33 provinsi.
Dalam mewujudkan penyaluran KPR bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tahun 2025, BP Tapera menggandeng 40 bank dan 8.113 pengembang properti.
Rumah FLPP yang dibangun para pengembang properti anggota 22 asosiasi developer itu tersebar di 13.249 perumahan.
Para pekerja swasta menjadi penyerap KPR FLPP terbesar pada 2025, yakni sebanyak 205.311 unit atau setara dengan 73,62 persen.
Masih mengutip data BP Tapera, realisasi penyaluran KPR FLPP tahun 2025 menjadi yang terbesar dalam rentang tahun 2022 ingga 2025.
Pada 2022, realisasi penyaluran sebanyak 226.000 rumah FLPP setara dengan sekitar Rp25,15 triliun. Lalu, tahun 2023, naik menjadi sebanyak 229.000 unit setara Rp26,32 triliun.
Baca juga: Realisasi KPR FLPP Tahun 2025 Tembus 278 Ribu
Sebaliknya, pada 2024, realisasi penyaluran KPR FLPP turun menjadi 200.300 unit atau setara dengan pembiayaan senilai Rp24,57 triliun.
Sementara itu, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho berharap realisasi penyaluran KPR FLPP tahun 2026 semakin kinclong.
“Kami berharap pada tahun 2026 kinerja penyaluran dana FLPP akan semakin cemerlang,” ujar Heru dilansir laman BP Tapera.
Lima perumahan penyerap KPR FLPP terbesar 2025
| No | Perumahan | Pengembang | Unit | Asosiasi |
| 1 | Pesona Kahuripan 10 | Hikmah Alam Sentosa | 1.269 | Apersi |
| 2 | Pondok Banten Indah | Kawah Anugerah Properti | 824 | REI |
| 3 | Bumi Findaria Mas 3 | Bumi Pundi Karsa | 789 | REI |
| 4 | Griya Hasanah Kalijaya Tahap 4 | Hasanah Hanifah Properti | 719 | Apersi |
| 5 | Graha Arraya | Randu Alas | 542 | Himperra |
Sumber: BP Tapera, 2025
(*)





