Mengintip Dampak Penerapan Artificial Intelligence di BTN

Mengintip Dampak Penerapan Artificial Intelligence di BTN

Dalam pelaksanaan model Probability of Default tersebut, BTN memanfaatkan Talkbot sebagai salah satu channel untuk berinteraksi dengan nasabahnya.

Penerapan AI tersebut telah memberikan dampak yang cukup signifikan untuk pertumbuhan bisnis BTN.

Hal itu terefleksi dari pertumbuhan kredit di kuartal I/2024 yang tumbuh 14,8% menjadi Rp344,24 triliun dibandingkan dengan Rp288,74 triliun pada kuartal I/2023.

Lalu, tingkat Current Account & Saving Account (CASA) BTN juga tumbuh 7,1% menjadi Rp178,6 triliun dibandingkan dengan Rp166,8 triliun pada kuartal I/2023.

Kemudian, dari segi manajemen risiko juga mampu menjaga kualitas kredit menjadi lebih baik seperti, tingkat non-Performing Loan (NPL) gross di kuartal I/2024 yang turun menjadi 3% dibandingkan dengan 3,54% pada periode sama tahun sebelumnya.

Begitu juga dengan NPL net yang turun menjadi 1,38% dibandingkan dengan 1,46% pada periode sama tahun sebelumnya.

 

(*)