Jakarta, landbank.co.id – Bumi Serpong Damai (BSD) digadang-gadang menjadi magnet baru ekonomi di kawasan Tangerang, Banten.
Pasalnya, pengembangan KEK di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) diyakini mampu mendorong transformasi ekonomi regional sekaligus menarik investasi global.
Kepala Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK ETKI, Lindawaty, mengatakan kawasan ini menyasar pelaku industri pendidikan dan kesehatan bertaraf internasional.
“Kami menyasar pelaku edukasi dan kesehatan, khususnya di tingkat internasional, untuk membangun ekosistem berbasis inovasi,” ujar Lindawaty dalam Media Talkshow Sinar Mas Land Property Outlook 2026 di The Hub, Rasuna Epicentrum, Jakarta Selatan, Rabu, 25 Februari 2026.
KEK BSD ditargetkan mampu menghasilkan tambahan investasi tahunan rata-rata sebesar Rp1,64 triliun.
Selain mendorong arus modal baru, kawasan ini juga diproyeksikan menciptakan sekitar 91.342 lapangan kerja baru per kota, menjadikannya salah satu motor pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Jabodetabek.
Menurut Lindawaty, KEK dirancang sebagai pusat inovasi yang menghubungkan dunia pendidikan, riset teknologi, serta layanan kesehatan modern dalam satu kawasan terintegrasi.
“KEK diproyeksikan menjadi pusat inovasi dan investasi yang dapat mendorong transformasi ekonomi, khususnya di daerah setempat,” katanya.
Dari sisi regulasi, pemerintah disebut memberikan dukungan kuat melalui penyederhanaan perizinan serta kebijakan fiskal yang pro-investasi.
Keberadaan fasilitas kepabeanan di kawasan KEK juga menjadi nilai tambah bagi investor karena memberikan kemudahan aktivitas bisnis dan perdagangan internasional.
Sinkronisasi kebijakan tata ruang dan sistem transportasi terintegrasi turut menjadi fokus pengembangan, termasuk kolaborasi lintas sektor dan sinergi antarwilayah guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.





