Jual Lahan ke Grup Genting, Sentul City Raih Rp1,6 Triliun

Pemilik kota mandiri (township) Sentul City, Bogor, Jawa Barat PT Sentul City Tbk (BKSL) meraih sekitar Rp1,6 triliun dari penjualan lahan kepada Grup Genting/foto: sentulcity.co.id

Jakarta, landbank.co.id– Pemilik kota mandiri (township) Sentul City, Bogor, Jawa Barat PT Sentul City Tbk (BKSL) meraih sekitar Rp1,6 triliun dari penjualan lahan kepada Grup Genting.

“Perseroan mencatatkan posisi kas internal sangat kuat yang didorong oleh kemampuan kas internal dan penyelesaian transaksi penjualan lahan dengan luas sekitar 149 hektare kepada Grup Genting senilai kurang lebih Rp1,6 triliun pada Desember 2025,” urai manajemen PT Sentul City Tbk dalam publikasi tertulisnya, dikutip Senin 23 Februari 2026.

Bacaan Lainnya

Mengutip laporan keuangan PT Sentul City Tbk  periode September 2025 disebutkan bahwa pada 19 Juli 2024 Perseroan bersama PT Aftanesia Raya dan PT Primatama Cahaya Sentosa melakukan transaksi jual beli tanah dengan PT Genting Properti Abadi (GPA).

Pada 30 September 2025, uang muka yang masuk pada BKSL yaitu sebesar Rp 1,13 triliun dicatat pada uang muka pelanggan sepenuhnya.

Bagi BKSL, transaksi strategis tersebut memberikan fleksibilitas finansial cukup besar untuk emiten yang mengusung kode saham BKSL di Bursa Efek Indonesia tersebut.

Baca juga: Sentul City Kian Kinclong

Fleksibelitas itu antara lain memungkinkan BKSL untuk melakukan percepatan pelunasan atas sisa kewajiban Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang kini jumlahnya telah sangat minim.

Langkah ini diambil BKSL dengan tujuan untuk menurunkan beban bunga yang dapat memberikan kontribusi pada profitabilitas Perseroan.

Langkah penyehatan struktur modal merupakan bagian dari visi besar manajemen baru BKSL untuk mengubah tantangan menjadi peluang pertumbuhan.

Fokus Perseroan kini beralih sepenuhnya pada percepatan value creation dan pembangunan di kota mandiri Sentul City.

“Kami berkomitmen penuh untuk terus memperkuat mitigasi jangka panjang sebagai upaya kami dalam menjaga Sentul City tetap menjadi kawasan hunian yang aman, asri, tangguh, dan bernilai investasi,”ujar Hiramsyah S Thaib, presiden direktur BKSL.

Baca juga: Pendapatan Sentul City Meninggi

Dia menambahkan bahwa kesehatan finansial yang telah dicapai menjadi modal utama bagi Perseroan untuk terus berinvestasi pada kualitas lingkungan.

Pos terkait