Rumah Tradisional Sade, Ruang Mencari Nafkah
Rumah tradisional di Sade bukan sekadar tempat tinggal, melainkan juga ruang untuk mencari nafkah serta bagian dari sejarah dan identitas masyarakat Sasak-landbank.id-kemenpar
Desa Adat Sade tertimpa musibah kebakaran Sabtu, 22 Agustus 2026 malam.
Empat Langkah
Untuk Rencana Jangka Panjang, terdapat empat langkah utama yang telah dibahas di dalam rakor tersebut.
Pertama, Menpar Widiyanti menginisiasi untuk membentuk tim kerja lintas Pemerintah Pusat melalui Kementerian dan Lembaga, pemerintah daerah (pemda) serta mitra dan melibatkan masyakat adat, untuk mendata secara terperinci masyarakat dan pekerja yang terdampak agar penyaluran bantuan dapat lebih terarah.
BACA JUGA:Dari Transformasi, BTN Kian Menuai Hasil Positif
Kedua, perencanaan untuk membuka satu akun donasi sehingga pengumpulan dana dapat dilakukan melalui satu pintu untuk mendukung rekonstruksi desa. Ketersediaan bahan baku untuk membangun kembali rumah tradisional juga menjadi salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat adat saat ini.
Ketiga, penyusunan Master Plan Rekonstruksi bersama para pemangku kepentingan dengan melibatkan masyarakat agar pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan desa serta tetap mempertahankan karakter dan identitas Sade.
Menpar berharap master plan tersebut nantinya dapat menjadi proyek percontohan (pilot project) bagi desa-desa adat lainnya dalam memperkuat mitigasi risiko dan keselamatan tanpa menghilangkan karakter tradisional yang menjadi identitas masyarakat.
Selain itu, di saat pembangunan kawasan ini, perlunya penyediaan Proteksi Kebakaran Terintegrasi dengan menyiapkan titik-titik Alat Pemadam Api Ringan (APAR) komunal yang didesain menyatu dengan estetika desa, serta pembuatan embung atau penampungan air darurat di area sekitar kawasan, menjadi sangat penting dalam pembangunan ini.
“Bagaimana teknologi yang ada sekarang bisa dimanfaatkan sehingga tersedia infrastruktur keselamatan dan bisa menjadi contoh bagi desa-desa adat lainnya. Mudah-mudahan ini tidak membutuhkan waktu lama,” kata Menpar.
Infrastruktur dasar, mulai dari amenitas, sanitasi, pengelolaan sampah, hingga sistem proteksi kebakaran, juga menjadi perhatian dalam proses rekonstruksi.
BACA JUGA:Jakarta di Tengah Langkah Bedah Rumah
Keempat, Pembangunan Rumah Layak Tinggal. Hal ini pernah dilakukan bersama Pemerintah Daerah dan Kementerian Pariwisata, yakni, membangun 40 unit Rumah Layak Tinggal bagi Masyarakat Adat Sade.
Dalam Rakor ini, empat langkah jangka pendek pun telah dibahas dan akan ditindaklanjuti secara bertahap dan menyeluruh.