Per akhir Desember 2025, laba bersih DUTI tercatat sekitar Rp422,05 miliar, sedangkan pada 2024 masih di posisi Rp851,77 miliar.
Jumlah aset DUTI per akhir Desember 2025 menyentuh Rp16,15 triliun, jauh lebih tinggi dibandingkan akhir 2024 yang sekitar Rp14,36 triliun.
Sebaliknya, per akhir 2025, liabilitas pemilik proyek perumahan Grand Wisata, Bekasi ini lebih rendah bila dibandingkan dengan setahun sebelumnya, yakni menjadi Rp2,46 triliun dari semula Rp2,49 triliun.
Baca juga: Anak Duta Pertiwi Jual Saham
Besaran ekuitas DUTI juga terlihat meningkat, yakni dari Rp11,87 triliun pada 2024 menjadi sebesar Rp13,68 triliun per akhir 2025.
Per akhir Desember 2025, pemegang saham DUTI terdiri atas PT Bumi Serpong Damai Tbk sebesar 92,38 persen dan masyarakat sebanyak 7,62 persen.
(*)





