“Mari kita bergandengan tangan mengembangkan dan mempromosikan industri kriya yang merupakan bagian dari subsektor ekonomi kreatif Indonesia,” kata Menekraf Riefky.
Sementara itu, Baby Jurmawati Djuri, vice chairwoman II ASEPHI Regional International Relation & Partnership ingin menjadikan kerajinan sebagai sentral ekonomi kreatif.
Baca juga: Nongsa Digital Park Batam Mendapat Pujian Menekraf
Dia berharap bisa berkolaborasi dengan Kemenekraf demi mewujudkan cita-cita menjadi Future Craft yang mengintegrasikan teknologi, inovasi, dan kearifan lokal untuk memastikan kerajinan terus berkembang dan relevan pada masa mendatang.
“Kami ingin menjadikan kerajinan sebagai sentral ekonomi kreatif, dengan cita-cita menjadi Future Craft yang mengintegrasikan teknologi, inovasi, dan kearifan lokal untuk memastikan kerajinan terus berkembang dan relevan di masa depan,” kata Baby Jurmawati Djuri.
Di sisi lain, Muchsin Ridjan, ketua umum ASEPHI menyampaikan rasa terima kasih kepada Menekraf Riefky atas dukungannya.
Baca juga: Nilai ESG Emiten Properti Februari 2025
Dia mengatakan dukungan pemerintah sangat dibutuhkan untuk memajukan ekonomi kreatif melalui INACRAFT yang menjembatani bakat pengrajin Indonesia dan menjadikan kerajinan Indonesia mendunia.
“Dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif sangat dibutuhkan untuk memajukan ekonomi kreatif melalui INACRAFT, menjembatani bakat pengrajin Indonesia dan menjadikan kerajinan Indonesia mendunia, karena kreativitas tidak memiliki batasan,” kata Muchsin Ridjan.
(*)