Sementara itu, Dayu Dara Permata, chief executive officer (CEO) Founder Pinhome mengungkap optimisme yang senada dengan Edo.
Mencapai DP rumah pertama sebenarnya sangat dapat diwujudkan, bahkan dengan gaji berstandar upah minimum regional (UMR), asalkan konsisten menyisihkan pendapatan untuk menabung dan investasi untuk kepemilikan rumah.
“Earning power kita akan meningkat seiring waktu, sehingga nominal yang terasa berat hari ini bisa menjadi porsi yang lebih ringan pada masa depan,” ujar Dara.
Misalnya, tambah dia, menabung Rp2 juta per bulan mungkin terasa berat sekarang, tapi dalam dua hingga tiga tahun ke depan, saat penghasilan meningkat, angka itu akan terasa lebih kecil.
Baca juga: Milenial dan Gen Z Wajib Tahu! Begini Tips Beli Rumah KPR Komersial
“Dengan harga rumah yang terus meningkat, target kepemilikan rumah pertama memang terlihat sulit, tetapi dengan konsistensi menabung dan berinvestasi, hal ini sangat mungkin diwujudkan. Kuncinya adalah mindset yang kuat di awal untuk bisa mencapai Impian,” kata Dara.
Setelah DP terkumpul, lanjut dia, langkah berikutnya adalah memilih KPR yang sesuai.
Dara mengatakan pentingnya selalu memeriksa syarat dan ketentuan KPR agar tidak salah langkah.
“Di Pinhome, pengguna bisa langsung cek KPR, simulasi cicilan, atau konsultasi KPR gratis, hingga KPR Take Over melalui aplikasi maupun website,” ujar Dara.
(*)





