Jakarta, landbank.co.id– Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi kehadiran Butter Baby yang mampu menghadirkan kuliner serta pengembangan karakter berbasis kekayaan intelektual atau intellectual property (IP).
Butter Baby merupakan jenama lokal yang bergerak di sektor makanan dan minuman serta pengembangan IP melalui fokus produk pada sajian anak dan keluarga dengan karakter ikonik.
“Saya melihat potensi luar biasa dari Butter Baby yang tidak hanya menjual produk kuliner, tetapi juga berhasil membangun ekosistem karakter yang kuat sebagai aset IP bangsa,” ujar Menteri Ekraf saat mengunjungi gerai Butter Baby di Pasaraya Blok M, Jakarta, Kamis 2 April 2026.
Baca juga: Intellectual Property Lokal Harus Bernilai Ekonomi Tinggi
Dalam kunjungan itu Menteri Ekraf didampingi oleh Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Yuke Sri Rahayu, Tenaga Ahli Menteri Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga, Gemintang K Mallarangeng, Kasubdit Pemasaran, Komersialisasi Kuliner Dessy Widowati.
Kementerian Ekraf menyambut baik rencana Butter Baby untuk membuka gerai sekaligus menampilkan instalasi patung karakter raksasa sebagai daya tarik wisatawan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 19 Juni 2026.
“Kami menyambut hangat sinergi ini, mulai dari penguatan komunikasi melalui kanal resmi pemerintah hingga kolaborasi simbolis pada momen Hari Kemerdekaan nanti. Kehadiran saya pada Grand Opening 19 Juni 2026 merupakan bentuk komitmen penuh untuk mendukung karya talenta kreatif Indonesia yang membanggakan bagi bangsa,” jelas Menteri Ekraf.
Baca juga: Saat Kuliner Indonesia Go Global, Sour Sally Masuk Filipina
Chief Executive Officer (CEO) Butter Baby, Shane John Lewis mengatakan, dukungan Kementerian Ekraf memantapkan langkah strategis pihaknya untuk melanjutkan visi besarnya memperluas jangkauan bisnis ke pasar internasional, khususnya Thailand dan Malaysia. Dengan begitu, Butter Baby bisa menambah jenama lokal di bidang kuliner dan intellectual property berkancah di level global.
“Langkah besar menuju negara tetangga merupakan bagian dari ambisi kami dalam memperkenalkan potensi kreatif Indonesia ke pasar mancanegara secara lebih luas. Kami optimis bahwa sinergi lintas batas ini akan mengukuhkan posisi jenama sebagai pemain yang diperhitungkan di Asia Tenggara,” kata dia.
Menteri Ekraf berharap kehadiran Butter Baby di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat menjadi etalase kreativitas Indonesia yang membanggakan di mata penumpang internasional. Hal ini sekaligus menegaskan komitmen Kementerian Ekraf dalam mendorong jenama lokal naik kelas hingga mampu bersaing di pasar global.
Baca juga: Saat Menteri Ekraf Singgah ke Dewa United Motorsport PIK 2
Sementara itu, mengutip laman Butter Baby, selain di Blok M, gerai kuliner ini juga terdapat di Tribeca Park, Central Park Mall, Jakarta Barat dan Pondok Indah Mal 2, Jakarta Selatan.
Kudapan favorit di gerai kuliner ini di antaranya choclate nebula, planet brulee, raspberry shortcake, Vanilla Chesee Crunch, dan ice milky coffee boba.
(*)





