Buka 272 Gerai Baru, MDIY Optimistis Pasar Ritel Tetap Kinclong

PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau MR.D.I.Y. Indonesia terus ekspansi dengan membuka gerai baru sebanyak 272 toko pada 2025/foto: landbank.co.id

Sejalan dengan kinerja keuangan yang kuat pada 2025, manajemen MR.D.I.Y. Indonesia berencana membagikan dividen tunai minimal 40 persen dari laba bersih setelah pajak untuk tahun buku 2025, yang akan tunduk pada persetujuan pada rapat umum pemegang saham tahunan mendatang.

Pada 2025, laba bersih MDIY tercatat tumbuh sekitar 10 persen bila dibandingkan dengan periode sama 2024, yakni dari Rp1,07 triliun menjadi Rp1,11 triliun.

Bacaan Lainnya

“Kami dengan senang hati mengumumkan rencana pembagian dividen yang akan diajukan untuk disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) mendatang. Hal ini mencerminkan keyakinan kami terhadap kinerja laba Perseroan sekaligus komitmen untuk terus memberikan nilai jangka panjang bagi pemegang saham,” kata Edwin Cheah.

MR.D.I.Y. Indonesia tetap optimistis terhadap prospek industri ritel, yang didukung oleh ketahanan konsumsi rumah tangga serta peningkatan preferensi masyarakat untuk berbelanja produk yang memiliki nilai tambah maupun nilai guna (value-driven).

Baca juga: Buka di Sumbawa, Gerai MDIY Jadi 1.200 Toko

Pertumbuhan juga didorong oleh kebutuhan konsumsi yang berulang di luar periode musiman atau hari raya, seiring keluarga Indonesia yang terus mengandalkan produk kebutuhan rumah tangga yang terjangkau dan mudah diakses sepanjang tahun.

“Dengan penetrasi ritel yang masih relatif rendah di berbagai wilayah Indonesia, MR.D.I.Y. memiliki peluang besar untuk menangkap momentum pertumbuhan melalui ekspansi yang disiplin, eksekusi operasional yang konsisten, serta fokus berkelanjutan pada keterjangkauan harga dan aksesibilitas. Kami yakin MR.D.I.Y. Indonesia dapat terus melayani lebih banyak keluarga Indonesia sekaligus menghadirkan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan,” kata Edwin Cheah.

Baca juga: Dua Pelaku Bisnis Ritel Catat Pertumbuhan, Ada yang Raup Rp9,3 Triliun

(*)

Pos terkait