“Pencapaian positif ini patut diapresiasi karena perekonomian global belum menunjukan kestabilan, terutama isu nilai tukar dan penurunan daya beli,” kata Hermawan.
Anggota kelompok properti Sinar Mas Land dan pengembang BSD City, kota mandiri terbesar di Indonesia tersebut, membukukan lonjakan laba bersih sebesar 94,28 persen pada paruh pertama 2024, menjadi Rp2,33 triliun.
“Angka tersebut bahkan hampir menyamai pencapaian laba bersih tahun buku 2022,” tambah Hermawan.
Kinerja laba bersih pada akhir Juni 2024 itu tidak lepas dari pertumbuhan pendapatan usaha, terutama pendapatan yang diperoleh dari penjualan produk properti maupun pendapatan berulang (recurring income) seperti sewa.
Sepanjang enam bulan pertama 2024, BSDE berhasil mencatatkan peningkatan pendapatan usaha sebesar 46,99 persen menjadi Rp7,35 triliun.
(*)