Bisnis Hotel Puri Sentul Permai Menggeliat

Bisnis hotel PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) terlihat menggeliat sepanjang tahun 2025 bila dibandingkan dengan setahun sebelumnya/foto: capture kdtn

Kedaton 8 Hotel berlokasi di Jl. Surya Raya Kavling Commercial AreaI Kawasan Industri Sentul, Olympic CBD Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Memasuki tahun 2022, KDTN melantai  di Bursa Efek Indonesia. Pada tahun yang sama mulai menggandeng PT Swiss-Belhotel International Indonesia untuk mengoperasikan hotel.

Bacaan Lainnya

Bisnis hotel terus berdenyut. Menurut Xaverius Salim, direktur utama KDTN, industri perhotelan pada 2025 menghadapi berbagai tantangan signifikan, baik secara global maupun di Indonesia yang mempengaruhi kinerja bisnis, strategi operasional, dan juga pengalaman tamu.

“Demikian juga dengan perseroan yang menghadapi tantangan tersendiri didalam mengelola enam hotel miliknya, yaitu Kedaton 8 Hotel Sentul, Kedaton8 Xpress Hotel dan 4 (empat) hotel Swiss-Belexpress Rest Area. Diperlukan strategi yang adaptif dan tangguh untuk dapat mengatasinya,” kata dia dikutip dari Laporan Tahunan KDTN Tahun 2025.

Baca juga: Hotel dan Restoran Diguyur Investasi Rp39,47 Triliun

Masih mengutip Laporan tersebut selain Kedaton 8 Hotel di Sentul, hotel milik Perseroan mencakup Kedaton 8 Xpress di Rest Area KM 19 ruas tol Jakarta-Cikampek.

Lalu, Swiss-Belexpress Rest Area KM 166 dan KM 164 yang berlokasi di Rest Area KM 166 (dari Jakarta menuju Cirebon) dan Rest Area KM 164 (dari Cirebon menuju Jakarta) ruas tol Cipali.

Selain itu, Swiss-Belexpress Rest Area KM 260 yang berlokasi di Rest Area KM 260B (dari Brebes menuju Jakarta) dan Swiss-Belexpress Rest Area KM 379 (dari Jakarta menuju Semarang).

“Tidak dapat dipungkiri bahwa tahun 2025 ini okupansi hotel banyak mengalami tekanan hal ini disebabkan karena daya beli masyarakat melemah, serta adanya penurunan pengeluaran pemerintah dan korporasi akibat dari adanya kebijakan efisiensi anggaran,” jelas Xaverius Salim dikutip dari Laporan Tahunan KDTN Tahun 2025.

Baca juga: Puri Sentul Permai Mampu Menjaga Kestabilan Pendapatan

Sementara itu, pemegang saham KDTN per akhir Desember 2025 terdiri atas PT Putrasakti Mandiri sebesar 38,12 persen, PT Intan Perdana Sukses 24,00 persen, PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk 24,00 persen, dan masyarakat 13,88 persen.

(*)

Pos terkait