Landbank.co.id
Beranda Rumah Subsidi Belum Habis 2023, Penyaluran FLPP BP Tapera Sudah Ludes

Belum Habis 2023, Penyaluran FLPP BP Tapera Sudah Ludes

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menyatakan bahwa realisasi penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai 229 ribu unit per 12 Desember 2023./foto: bp tapera

Jakarta, landbank.co.id- Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menyatakan bahwa realisasi penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai 229 ribu unit per 12 Desember 2023.

Artinya, target FLPP BP Tapera tahun 2023 telah tersalurkan semua kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Berkat kerja sama yang baik dari semua tim, bank penyalur dan pengembang serta BP Tapera maka target 2023 ini dapat kami capai. Ini bentuk komitmen tinggi dari semua pemangku kepentingan,” kata Komisioner BP Tapera Adi Setianto dalam siaran pers yang dilihat landbank.co.id, Jumat, 15 Desember 2023.

Adi Setianto berharap pencapaian ini menjadi tolok ukur bagi semua pihak bahwa dengan komitmen yang tinggi target bisa dicapai. Namun Adi Setianto tetap menegaskan bahwa bank penyalur FLPP harus memastikan bahwa penyaluran dana FLPP tepat sasaran dan dihuni oleh para penerima manfaatnya.

“Rumah Tapera adalah rumah yang berkualitas dan pengembang harus memastikan bahwa rumah yang dibangun adalah rumah yang sesuai dengan peraturan yang ada dan layak untuk dihuni,” ujar Adi Setianto.

Baca Juga:  Mengintip Dana Rumah Subsidi FLPP Tahun 2024

Penyaluran dana FLPP tahun 2023 ini disalurkan oleh 40 bank penyalur, dimana dari 229.000 unit, terdiri dari 228.914 unit rumah tapak senilai Rp26,31 Triliun dan 86 unit rumah susun senilai Rp11,94 miliar.

Sepuluh bank penyalur tertinggi dalam penyaluran dana FLPP ini terdiri dari BTN sebanyak 126.269 unit, diikuti oleh BTN Syariah sebanyak 35.205 unit, BRI sebanyak 22.076 unit, diikuti BNI sebanyak 14.193 unit, Bank BJB sebanyak 7.744 unit, dan BSI sebanyak 4.360 unit.

Lalu, Bank Mandiri sebanyak 3.343 unit, BJB Syariah sebanyak 2.566 unit, Bank Sumselbabel sebanyak 1.910 unit serta Bank Sumselbabel Syariah sebanyak 1.230 unit.

“Sepuluh bank penyalur tertinggi ini menyalurkan 95,63% dari total penyaluran. Sisanya 30 bank penyalur lainnya menyalurkan sebanyak 4,37%” ujar Adi Setianto.

Halaman: 1 2

Iklan