Begini Pemanfaatan Dana IPO WEGE Terkini

Pemanfaatan dana IPO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) per akhir Desember 2025 menyentuh Rp749,86 miliar/foto: wikagedung.co.id

Jakarta, landbank.co.id– PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) membeberkan pemanfaatan dana hasil penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) per akhir Desember 2025.

Dalam suratnya kepada Bursa Efek Indonesia tertanggal 14 Januari 2026, manajemen PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk menyatakan bahwa total penggunaan dana hasil IPO menyentuh Rp749,86 miliar.

Bacaan Lainnya

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk yang mengusung kode saham WEGE di Bursa Efek Indonesia, per akhir Desember 2025 menyisakan dana hasil IPO sebesar Rp60 miliar.

Hartanto Karti Raharjo, direktur WEGE dalam surat tersebut menyatakan bahwa sisa dana hasil IPO sebesar Rp60 miliar disimpan di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Baca juga: Kuartal Pertama Kinclong, NETRO Bikin WEGE Kian Pede

Anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) itu melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia pada 20 November 2017. Dana yang berhasil direngkuh dari pasar modal sebesar Rp832,88 miliar.

Setelah dikurangi dengan biaya penawaran umum, hasil bersih IPO WEGE tercatat sebesar Rp809,86 miliar.

Mengutip surat WEGE kepada Otoritas Bursa, rencana pengguna dana IPO berdasarkan perubahan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun Buku 2025, sebesar 32,47 persen atau Rp262,98 miliar untuk penyediaan ruang pada infrastruktur perkotaan, infrastruktur sosial, dan bangunan kepariwisataan.

Rencana itu, masih mengutip surat tersebut, telah terealisasi sebesar Rp262,98 miliar per akhir Desember 2025.

Baca juga: Laba Bersih WEGE Melejit 45 Persen

Dua rencana penggunaan dana IPO lainnya telah terealisasi sepenuhnya, yakni sebesar 10 persen untuk investasi alat produksi konstruksi dan pengembangan sistem teknologi informasi sebesar Rp80,98 miliar.

Pos terkait