Inovasi strategis ini memperluas basis konsumen di wilayah yang belum terlayani secara optimal oleh ritel modern khususnya di kawasan luar pusat kota, dengan tetap menjaga diferensiasi dan positioning yang jelas untuk setiap merek usaha dalam portofolio bisnis AHI.
Sepanjang tahun 2025, emiten yang mengusung kode saham ACES di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini telah membuka 10 toko NEKA yang berlokasi di wilayah Jabodetabek, Serang, hingga Pandeglang.
“Transformasi yang kami jalankan sepanjang 2025 menjadi fondasi penting dalam memperkuat arah pertumbuhan AHI ke depan,” tutur Gregory S Widjaja.
Melalui AZKO, tambah dia, pihaknya terus memperkuat relevansi dan kedekatan dengan pelanggan dengan menghadirkan solusi yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka.
Baca juga: ACES Bakal Tambah Toko NEKA
Di sisi lain, tutur Gregory, kehadiran NEKA merupakan bagian dari strategi AHI dalam memperluas jangkauan ritel modern melalui konsep yang lebih terjangkau dan praktis.
“Ke depan, kami akan terus mendorong ekspansi, inovasi, serta penguatan kapabilitas bisnis untuk memastikan AHI tetap adaptif dan mampu menjawab dinamika kebutuhan pasar yang terus berkembang,” jelas Gregory.
Tahun 2025, penjualan ACES Rp8,50 triliun, naik sekitar 1 persen disandingkan dengan setahun sebelumnya yang sekitar Rp8,43 triliun.
Baca juga: Mau Tambah 30 Toko, ACES Siapkan Rp300 Miliar
Di sisi lain, peritel yang merupakan bagian dari Kawan Lama Group ini mencatat laba bersih Rp668,73 miliar pada 2025, lebih rendah sekitar 25 persen dibandingkan dengan 2024 yang sebesar Rp892,04 miliar.
(*)





