Aset Metropolitan Land Bertumbuh, Sentuh Rp7,60 Triliun

PT Metropolitan Land Tbk yang mengusung kode saham MTLA juga mencatat pertumbuhan jumlah aset pada akhir Juni 2025/foto: mtla

“Perseroan memerkirakan pendapatan meningkat berkisar 5-10 persen pada 2025 yang dikontribusikan oleh peningkatan presale, penyerahan unit properti, serta pendapatan dari sewa properti komersial,” urai manajemen PT Metropolitan Land Tbk dilansir Annual Report Perseroan 2024.

Untuk prapenjualan (presale), pada 2025, Perseroan memroyeksikan ada peningkatan yang dipengaruhi oleh peluncuran beberapa proyek baru di lokasi strategis serta tingginya permintaan pasar terhadap properti hunian dan komersial.

Bacaan Lainnya

“Pada tahun mendatang (2025), perseroan menargetkan pertumbuhan sekitar 7 persen year on year (YoY),” papar manajemen Intiland.

Sementara itu, Perseroan memperkirakan laba bersih meningkat sekitar 5 persen sejalan dengan pertumbuhan pendapatan dan efisensi biaya operasional yang terus ditingkatkan.

akan memaksimalkan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk menopang penjualan properti residensial, yakni rumah tapak dan apartemen.

“Kami akan maximize (memaksimalkan) program PPN DTP pada 2025,” ujar Olivia Surodjo, direktur Metland kepada landbank.co.id, belum lama ini.

Baca juga: Tradisi Bagi Dividen Metland Terus Berjalan

Metland punya catatan manis terkait pemanfaatan program PPN DTP dalam mendongkrak penjualan residensial pada 2024.

“Peningkatan penjualan residensial disumbang sekitar 41 persen dari program insentif PPN DTP yang dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” tutur Olivia Surodjo.

Sementara itu, jumlah aset MTLA tercatat meningkat, yakni dari Rp7,43 triliun pada akhir Desember 2024 menjadi Rp7,60 triliun.

Hal serupa di lini liabilitas. Per akhir Juni 2025, liabilitas MTLA sebesar Rp1,86 triliun, sedangkan akhir 2024 senilai Rp1,84 triliun.

Jumlah ekuitas MTLA juga naik, yakni menjadi Rp5,74 triliun pada paruh pertama 2025 dari Rp5,58 triliun per akhir Desember 2024.

Pemegang saham Metland per akhir Juni 2025 terdiri atas PT Metropolitan Persada Internasional sebesar 37,52 persen.

Baca juga: Aset MNC Land Sentuh Rp35,83 Triliun

Lalu, PT Ciputra Nusantara 15,00 persen, PT Yulie Sekuritas Tbk 7,22 persen, Magnus Jaya 5,30 persen, serta jajaran komisaris dan manajemen MTLA 3,2 persen. Selain itu, masyarakat 31,73 persen.

 

(*)

Pos terkait